Kamis, 18 Jun 2026 14:11 WIB

Pemicu Suami Bunuh Istri di Kediri: Cemburu hingga Merasa Diremehkan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 11 Agu 2021 16:47 WIB
Tampang suami di Kediri yang tega bunuh istrinya (kaos biru tangan diborgol)
Tampang suami di Kediri yang tega bunuh istrinya (kaos biru tangan diborgol)

jatimnow.com - Pembunuhan yang dilakukan Ainun Nofi Hafiful Huda (29) terhadap Eka Rini (29), istrinya, dipicu rasa cemburu. Pelaku juga sakit hati lantaran merasa diremehkan.

Sehari-hari, suami istri itu tinggal di Rusunawa Blok A, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri. Namun korban dihabisi di Dusun Krajan Kidul, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri sekitar pukul 23.30 WIB, Senin (9/8/2021).

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha menyebut bahwa setelah membunuh istrinya, pelaku membuat laporan palsu bahwa istrinya itu meninggal akibat bunuh diri. Namun atas kejelian Rizkika dan timnya, kasus pembunuhan itu akhirnya dibongkar.

Baca juga:  Dilaporkan Tewas Bunuh Diri, Wanita di Kediri Ternyata Dibunuh Suami

"Awalnya dipicu cekcok rumah tangga. Berdasarkan keterangan tersangka, dia mendapati percakapan antara korban dan pria lain lewat media sosial. Selain itu pelaku emosi, lantaran istrinya dianggap telah meremehkan harga dirinya sebagai suami," terang Rizkika kepada jatimnow.com, Rabu (11/8/2021).

Rizkika menjelaskan, cekcok itu berawal sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (9/8/2021). Cek cok berlangsung di rumah saudara mereka di Dusun Krajan Kidul, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah.

"Pelaku, korban dan kedua anaknya memang kebetulan sedang berada di rumah keluarga pelaku sejak Sabtu (7/8/2021)," tambah Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Puncaknya, lanjut Rizkika, sekitar pukul 23.00 WIB, di mana pelaku yang tadinya berada di kamar menuju dapur dan berlanjut cekcok, hingga pelaku mengambil pisau dapur untuk menyerang korban.

Karena korban sempat berusaha menyelamatkan diri, pelaku yang sudah naik pitam menyerang korban membabi buta hingga pisau itu melukai bagian dada, tangan, paha dan perut korban hingga tewas.

Pelaku yang panik beralasan kepada keluarganya, bahwa korban telah bunuh diri dengan pisau dapur. Setelah itu, pelaku mengajak keluarganya mengantarkan korban ke poliklinik desa setempat untuk menutupi aksi sadisnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Jenazah korban lalu dibawa ke rumahnya di komplek Rusunawa Dandangan, Kota Kediri. Kepada keluarga, pelaku mengatakan jika istrinya bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangannya.

Namun, perbuatan pelaku akhirnya terbongkar setelah Rizkika dan timnya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan identifikasi. Di sana, mereka menemukan banyak kejanggalan, termasuk ceceran darah yang sudah ditutupi dengan pasir hingga sejumlah luka pada tubuh korban.

"Kami lakukan olah TKP, autopsi dan serangkaian penyelidikan lainnya. Dari alat bukti yang kami dapat, akhirnya pelaku kami amankan, kurang dari 1x24 jam. Pelaku sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan selanjutnya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.