Senin, 15 Jun 2026 07:02 WIB

Cinta Tak Direstui, Bakar Bengkel Calon Mertua hingga Tewaskan Kekasih

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Polisi menangkap seorang tersangka dalam kasus kebakaran bengkel di Jalan Cemara Raya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang yang terjadi pada Jumat (6/8/2021). Tersangka merupakan kekasih dari salah satu korban kebakaran, L (35).

"Iya sudah ditetapkan satu tersangka. Pacarnya (korban), inisial MA (sebelumnya MM)," ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Zazali Hariyono saat dikonfirmasi Republika, Rabu (11/8/2021).

Baca Juga: Anggota DPR RI Beri Guru di Sumenep Motor Baru usai Insiden Pembakaran

Zazali menjelaskan, MA (30) melakukan perbuatannya didorong oleh rasa sakit hati lantaran hubungan cintanya tidak direstui orang tua korban, yang turut menjadi korban kebakaran.

"Sakit hati karena tidak direstui hubungannya. Iya (karena hamil di luar nikah)," jelasnya.

Zazali mengatakan, sebelum insiden kebakaran itu terjadi, memang benar ada percekcokan antara tersangka dan korban di depan bengkel.

Selang beberapa menit, MA membeli bensin yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), lantas melemparkan bensin tersebut untuk menyulut api.

Hingga akhirnya kebakaran terjadi dan menewaskan tiga orang, yakni pacar tersangka, L (35) dan orangtuanya, E (63) dan L (54). Dalam proses pemeriksaan terhadap tersangka, yang bersangkutan mengakui beberapa hal yang dilakukannya, seperti melempar bensin.

Baca Juga: 5 Fakta Guru di Sumenep Diancam Sajam dan Motornya Dibakar

Namun sempat menyangkal bahwa dirinya bukanlah orang yang membeli bensin tersebut. Zazali memastikan, perbuatan itu dilakukan oleh tersangka seorang diri. Atas perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Ancaman hukuman 20 tahun penjara sampai hukuman mati," tutupnya.

Kebakaran bengkel terjadi sekitar pukul 23.35 WIB, Jumat (6/8/2021). Kejadian berawal dari terjadinya ledakan di lantai bawah bangunan berlantai empat.

Api lalu merembet ke lantai-lantai atasnya dan menyebabkan tiga orang yang merupakan satu keluarga yang tinggal di lantai tiga meninggal dunia akibat keracunan asap.

Baca Juga: Rumah di Pamekasan Ludes Terbakar, Pelakunya Diduga Anak Sendiri

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.