Sabtu, 06 Jun 2026 11:57 WIB

20 Dokter Baru FK Unair Tergabung Sebagai Relawan Tangani Pandemi

Dokter Muda lulusan FK Unair, terjun mengabdi tangani pandemi.
Dokter Muda lulusan FK Unair, terjun mengabdi tangani pandemi.

jatimnow.com - Dua puluh dokter yang dilantik secara offline oleh FK Unair, siang ini bukanlah dokter sembarangan. Mereka adalah dokter muda yang memiliki dedikasi tinggi dan empati lantaran terjun langsung membantu pemerintah dalam menanggulangi Pandemi COVID-19.

Baik di hulu seperti pencegahan sebagai edukator dan vaksinator. Serta di hilir merawat pasien COVID-19.

Baca Juga: Patok Tarif hingga Rp700 Juta, Sindikat Joki UTBK Kedokteran Dibekuk Polisi

Salah satunya Dokter Farizal Rizky Muharram, yang sekaligus Koordinator tim vaksinator FK UNAIR. Bersama 300 anggotanya, dia telah memvaksinasi lebih dari 20 ribu orang. Baik pada kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Unair(IKA UA) maupun instansi lain seperti Bank Jatim.

"Sebagai dokter, melihat situasi seperti saat ini kami resah ya. Apa yang bisa kami bantu untuk menangani pandemi ini. Dan kami melihat nakes-nakes ini banyak yang tumbang. Karenanya, kita yang muda berinisiatif untuk bergerak membantu kegiatan vaksinasi," ujar Farizal Rizky, Kamis (5/8/2021).

Tim Vaksinator FK UNAIR, lanjutnya, telah bergerak membantu kegiatan vaksinasi sejak 18 Juli lalu. Selain Surabaya, mereka juga membantu kegiatan vaksinasi di beberapa daerah pesisir Gresik dan Sidoarjo. Selanjutnya, mereka akan melakukan hal yang sama di Banyuwangi, Probolinggo dan Lamongan.

Tim relawan vaksinator terdiri dari mahasiswa beberapa fakultas di UNAIR. Antara lain FK UNAIR sebagai vaksinator, Fakultas Kesehatan Masyarakat sebagai pengolahan data, serta Fakultas Kedokteran Gigi dan perawat untuk melakukan anamnesa atau screening awal.

Selain menjadi tenaga vaksinasi, para dokter muda juga mengabdikan diri dengan menjadi relawan penanganan COVID-19 di RSUD Dr. Soetomo.

Seperti Muhammad Thoriq yang menjadi relawan di RSUD Dr. Soetomo sejak 12 Juli, bersama 19 dokter yang lain. Relawan COVID-19 ini bertugas di IGD dan triase RSUD Dr. Soetomo.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

Menariknya, mereka bergerak bukan atas arahan dari fakultas, namun datang dari inisiatif sendiri. "Kami melihat para guru dan senior kami berjuang sebegitu hebat masak kami diam saja. Karenanya kami juga ingin membantu," terangnya.

Kekhawatiran selama bertugas pasti ada. Namun hal itu mereka atasi dengan keyakinan untuk mengabdi. Serta dibarengi protokol kesehatan dan manajemen stress yang baik.

"Kami sering ngobrol dan sharing dengan teman-teman yang lain untuk menekan stress bekerja," ujarnya.

Untuk menjadi relawan tentu banyak yang dikorbankan. Para dokter harus rela tak pulang bertemu keluarga sejak awal mengabdi. Mereka tinggal di mess yang disediakan rumah sakit untuk menekan resiko penularan ke keluaga.

Baca Juga: Land Convoy Gaza, Relawan Asal Surabaya Gabung Misi Global di Rafah

Bahkan karena langkah pengabdian tersebut, empat diantara dokter ini terpapar COVID-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di mess.

"Namun kembali lagi, yang muda ini meski terpapar, sembuhnya akan cepat. 14 hari isolasi sudah pulih. Beda cerita dengan yang sudah tua dan memiliki komorbid. Maka dari itu kami yang muda harus mau berjuang membantu," tambahnya.

Alumni SMA 4 Surabaya ini bercerita, masa-masa terberat pengabdian ada di awal Juli. Di mana positivity rate masih tinggi. Dalam satu shift, pasien COVID-19 yang datang ke RSUD Dr. Soetomo bisa di atas 100 orang. Namun Thoriq bersyukur, saat ini pasien yang masuk mulai berkurang karena pasien sudah banyak tertangani di tingkat puskesmas dan fasilitas pelayanan baru yang disiapkan Pemkot dan Pemprov.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.