Senin, 15 Jun 2026 14:43 WIB

Pemkab Salurkan 1,9 Ton Beras kepada Pengemudi Ojol di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Agu 2021 12:58 WIB

jatimnow.com – Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Kali ini, ratusan pengemudi transportasi online mendapat bantuan beras.

Baca Juga: Ojol Surabaya Serbu Pertamax Gratis di SPBU Diponegoro

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara simbolis menyerahkan langsung bantuan kepada 199 ojol (ojek online). Bupati Ipuk berharap perhatian kecil dari pemerintah ini bisa meringankan beban warga terdampak.

"Mohon jangan dilihat nominalnya. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, namun kami berharap bantuan kecil dari pemerintah ini bisa sedikit meringankan beban para mitra pengemudi jasa transportasi online yang terdampak PPKM," kata Bupati Ipuk dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (3/8/2021).

"PPKM Level 4 ini merupakan keputusan pemerintah untuk menahan laju penyebaran virus corona di Indonesia. Memang situasi ini sulit. Hampir tidak ada yang tidak terdampak, pun pendapatan dan belanja pemerintah juga turun," imbuh Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini menjelaskan, 199 driver ojol tersebut berasal dari 9 komunitas ojol dan taxi online.

Baca Juga: Kabar Gembira Pekerja Mandiri, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kini Cuma Separuh

Di antaranya, PDOB, lare online selatan (LOS), arek online selatan (AOS), planet commando, guyup rukun Banyuwangi, Gorilas, Alomagada, IDB, dan gandrung.

"Setelah diverifikasi, ada 199 ojol yang terdaftar. Masing-masing menerima bantuan beras sebesar 10 kg," kata Henik.

Salah satu penerima, Erik Mardiyanto mengaku penghasilannya berkurang drastis sejak PPKM diberlakukan.

Baca Juga: Ojol Surabaya Dapat Relaksasi Iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga 2027

"Turun 50 persen lebih. Biasanya dapat Rp 400 ribu per hari, sekarang bisa dapat Rp 150 ribu saja sudah bersyukur. Itupun belum dipotong BBM," kata Erik, yang biasa menunggu penumpang di kawasan Stadion Diponegoro.

"Semoga situasi sulit ini segera berakhir, bangsa kita semua tetap sehat," imbuh Erik.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.