Selasa, 16 Jun 2026 19:32 WIB

Diyakini Cegah Efek Samping dari Vaksin Covid-19, Air Kelapa Muda Ada di PIOS

Penjual degan di PIOS
Penjual degan di PIOS

jatimnow.com - Menjadi pasar induk sayur dan buah di Surabaya Raya, pedagang Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) juga menyediakan kelapa muda dan degan hijau dari Lumajang dan Madura.

Air kelapa muda diyakini masyarakat dapat mencegah efek samping dari Vaksin Covid-19.

Baca Juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal

Salah satu pedagang di PIOS, Samsuri mengatakan kelapa muda asal Lumajang dan Madura memiliki karakter sendiri-sendiri. Untuk ukuran kelapa muda asal Lumajang lebih besar dibanding dari Pulau Madura.

"Untuk kelapa muda dari Lumajang lebih besar. Rata-rata beratnya 6 kilogram per buah. Sedang kelapa muda dari Madura beratnya rata-rata 4 kilogram," kata Samsuri, Rabu (28/7/2021).

Meski berukuran lebih kecil, namun kelapa muda asal Madura punya beberapa kelebihan. Selain dagingnya lebih empuk, airnya juga terasa lebih manis jika dibanding kelapa muda asal Lumajang.

"Tidak hanya itu, rasa air kelapa muda asal Madura rasa sodanya lebih berasa maknyes. Hanya saja untuk kandungan air memang lebih banyak kelapa muda asal Lumajang karena ukurannya memang lebih besar," jelas Samsuri.

Baca Juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren

Degan muda sendiri dari berbagai literatur memiliki kandungan gizi mulai dari vitamin C. asam nikotinat, asam pantotenat, biotin, riboflavin, asam folat, dan lain-lainnya.

Sedang untuk harga kelapa muda asal Lumajang maupun Madura, Samsuri menjualnya dengan harga yang sama yakni Rp 10 ribu per biji.

"Harganya sama Rp 10 ribu per biji. Meski kelapa muda asal Madura lebih kecil tapi rasanya lebih enak karena itu saya hargai sepadan dengan kelapa muda asal Lumajang yang bentuk ukurannya lebih besar," pungkasnya.

Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

 

 
Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.