Sabtu, 20 Jun 2026 04:56 WIB

Seorang Penjual Tabung Oksigen yang Menipu Korban Melalui Medsos Diamankan

jatimnow.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang pria yang tidak mengirimkan tabung oksigen yang dipesan pasien Covid-19.

Selain itu, pelaku yang bernama Hari Kurniawan (36), asal Jalan Panca Warna, Driyorejo, Gresik itu ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpin AKP Arief Rizky Wicaksana karena menaikan harga jual hingga Rp 7,5 juta.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian menjelaskan pengungkapan tersebut terbongkar setelah adanya laporan korban bernama WD, warga Mulyorejo ke Polrestabes Surabaya.

"Saat itu saudara korban sedang sakit kritis dan membutuhkan tabung oksigen kemudian mencoba hunting tabung oksigen melalui online atau melalui medsos. Setelah dibayar pelaku tidak mengantarkan barangnya ke pembelinya," jelas AKBP Oki Ahadian, Senin (26/7/2021).

Dalam modusnya pelaku tersebut menjual tabung oksigen dengan akun Meriang hati kemudian pelapor memesan tabung oksigen seharga Rp 7,5 juta secara transfer.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Pelaku menjual tabung oksigen di atas harga rata-rata. Setelah korban mentransfer, ternyata tabung oksigen yang dipesan tidak terkirim," ujar dia.

Korban kemudian melapor ke Polrestabes Surabaya pada Jumat (23/7/2021) lalu. Setelah penyelidikan, pelaku diamankan di Jalan Pancawarna, Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

"Dalam kasus ini, kami mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni screenshot chat Facebook, bukti transferan uang Rp 7,5 juta dan sebuah handphone untuk transaksi," kata Oki.

Pelaku dijerat Pasal 45 Ayat 1 UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan UU No. 11 tahun 2008 tentang informatika dan transaksi elektronik atau pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.