Selasa, 16 Jun 2026 10:11 WIB

Viral Video Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr Darsono Pacitan Tak Terlihat Nakes

Capture video yang beredar
Capture video yang beredar

jatimnow.com - Dua video yang memperlihatkan ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono, Pacitan kosong dan tidak terlihat tenaga kesehatan (nakes) beredar di media sosial (medsos) dan menjadi viral.

Video pertama berdurasi 2 menit 2 detik memperlihatkan ruang Soka C dan yang merekam menyebut jika ruang isolasi tetapi tidak ada perawat.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Sama sekali tidak ada perawat. Padahal ini ruang isolasi. Bisa lost (seenaknya) masuk. Ini ruang perawat tidak ada satupun orang," ujar si perekam.

Ia kemudian menceritakan jika dirinya datang karena ayahnya yang seharusnya ganti oksigen dan infus tetapi tidak diganti karena tidak adanya nakes.

"Ini ruangan ayah saya. Saya sampai bisa masuk. Bayangkan," lanjut dia.

Untuk video kedua dengan durasi 12 detik memperlihatkan pihak keluarga melakukan pergantian oksigen.

Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Imam Darmawan membenarkan jika video yang beredar itu diambil di ruang isolasi rumah sakit yang dikelolanya.

"Ya memang itu di RSUD dr Darsono," kata dr Imam, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Ia membenarkan jika kekurangan tenaga nakes dan karyawan karena banyak yang terpapar Virus Covid-19. Ada 80 orang yang terpapar dari 509 karyawan.

"Pertama saya sampaikan, karyawan kami banyak yang terkena Covid-19. Ada 80 orang. Baik itu dokter, nakes yang ada," sambungnya.

Ia menyayangkan, seharusnya video itu tidak tersebar di media sosial karena melanggar aturan yang ada. Dia pun mengaku lelah, termasuk dokter, perawat hingga pengurus jenazah.

Untuk oksigen, menurutnya saat ini pasokan tidak tepat waktu. Masyarakat harus mencari sendiri dan melakukan pergantian sendiri.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

"Kami lelah. Saya sudah melaksanakan tugas. Karyawan juga tapi banyak yang terpapar. Kami kewalahan," terangnya.

Begitu juga dengan pembagian shift, juga tidak bisa normal. Menurutnya, kondisi seperti ini sudah sejak awal pandemi yang saat itu tercatat ada 150 nakes yang terpapar Virus Corona.

"Terus terang saja. Di ruang Melati C itu saja sudah ada bantuan dari Dinas Kesehatan. Untuk yang memasak semua terpapar. Akhirnya masyarakat umum yang membantu. Pada prinsipnya kami kelelahan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.