Kamis, 11 Jun 2026 22:35 WIB

Pilihan Pembaca: Istri di Gresik Ditemukan Tewas hingga Relawan Pemakaman Joget

  • Penulis :
  • | Sabtu, 17 Jul 2021 08:11 WIB

jatimnow.com - Berita suami masuk rumah sakit dan istrinya di Gresik ditemukan meninggal dalam rumah menjadi pilihan pembaca pertama pada Jumat (16/7/2021).

Kemudian di urutan kedua adalah dua kakek di Mojokerto setubuhi siswi SMP hingga hamil. Dan di urutan ketiga viral relawan pemakaman di Pasuruan joget saat tunggu jenazah pasien Covid-19.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Suami Masuk Rumah Sakit, Istri di Gresik Ditemukan Meninggal dalam Rumah

Siti Maysaroh (41), warga Jalan Malang GKB Gresik ditemukan meninggal di rumahnya, Jumat (16/7/2021). Awalnya warga curiga karena sejak tiga hari lalu Siti tidak terlihat keluar rumah dan lampu di rumahnya tetap menyala.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menjelaskan, awalnya saksi Subardi yang merupakan ketua RT setempat curiga dengan kondisi rumah korban yang sepi selama tiga hari dengan lampu terus menyala.

"Saksi kemudian mencoba mengecek kondisi rumah tersebut. Ternyata pintu rumah tidak terkunci. Namun saat dibuka saksi mencium bau menyengat. Saksi tidak jadi masuk kemudian menghubungi Polsek Manyar," terang Bima.

Edan! Dua Kakek di Mojokerto Setubuhi Siswi SMP hingga Hamil

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Dua kakek di Kabupaten Mojokerto ditetapkan tersangka karena terbukti melakukan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kedua tersangka berinisial W dan P, keduanya warga Kabupaten Mojokerto, begitu pula korban.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo membenarkan bahwa kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Kedua pelaku sudah kami tetapkan tersangka," ungkap Andaru, Jumat (16/7/2021).

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Viral Relawan Pemakaman di Pasuruan Joget saat Tunggu Jenazah Pasien Covid-19

Sebuah video berisi aksi beberapa orang berbaju hazmat berjoget di atas liang pemakaman, viral di media sosial. Belakangan diketahui, aksi itu terjadi di Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Camat Gondangwetan, Hari Hijroh Saputro membenarkan bahwa aksi berjoget itu terjadi di wilayahnya. Dia menyebut aksi itu terjadi pada sekitar pukul 22.00 WIB, 14 Juli 2021.

"Nggeh (ya), sudah ditangani polsek sampai ke Polres Pasuruan Kota. Mereka tim relawan desa, bukan tenaga kesehatan (nakes). Nakes cuman memantau dan membantu. Sebab saat itu nakes drop karena kecapekan," jelas Hari saat dikonfirmasi, Jumat (16/7/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.