Senin, 15 Jun 2026 14:58 WIB

Posko Ojek Online di Terminal Seloaji Disoal Sopir Angkutan Desa

Proses mediasi sopi dengan ojek online di Ponorogo./Foto: Mita Kusuma.
Proses mediasi sopi dengan ojek online di Ponorogo./Foto: Mita Kusuma.

jatimnow.com - Datangnya ojek online (ojol) di Ponorogo mulai memantik keributan di kawasan terminal.

Buktinya antara ojol dengan sopir angkutan desa (angkudes) sempat terjadi adu mulut, lantaran ada posko pengemudi ojol di dekat Terminal Seloaji.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Mereka protes pendirian posko tersebut lantaran belum ada kesepakatan. Sampai-sampai keributan itu berlanjut ke Polres Ponorogo.

Polisi yang mendapati konflik tersebut mencoba menengahi dengan cara melakukan mediasi bersama dinas perhubungan (dishub).

Dalam proses mediasi itu disepakati beberapa hal. Seperti penentuan jarak penjemputan penumpang dari Terminal Seloaji oleh pengemudi ojol. Serta pelarangan pendirian posko bertanda ojek maupun taksi online.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Untuk pengambilan customer (penumpang) itu jaraknya diatur sekitar 500 meter dari terminal," kata salah seorang pengemudi ojol, Niko Sofyan.

Kepala Dishub Ponorogo Djunaedi menambahkan kesepakatan dibawah tangan itu terhitung mulai berlaku kemarin. Selanjutnya, dia berharap tidak ada pihak yang mempermasalahkan kembali soal kesepakatan tersebut. "Kata kuncinya adalah kesepakatan berupa pembagian zona," ujarnya.

Menurut Djunaedi, kesepakatan itu merupakan solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Sebelum ada aturan secara tertulis dari pemerintah mengenai transportasi daring tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

‘’Pengemudi ojek online boleh menurunkan penumpang sampai ke terminal. Tapi, untuk penjemputan penumpang dibatasi jarak sekitar 500 meter dari pintu masuk terminal,’’ terangnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.