Kamis, 11 Jun 2026 04:13 WIB

IGD Belasan Rumah Sakit di Surabaya Tutup Sementara

Ilustrasi IGD rumah sakit (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi IGD rumah sakit (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan rumah sakit (RS) di Surabaya menutup sementara pelayanan di Instalasai Gawat Darurat (IGD), lantaran penuh akibat lonjakan pasien Covid-19.

Rumah sakit di Surabaya yang menutup IGD untuk sementara tersebut yaitu RS Adi Husada Kapasari, RS Al-Irsyad, RS Gotong Royong, RS Premier, RSI A. Yani, RS Royal, RS PHC, RS National Hospital, RS Wiyung, RS Adi Husada Undaan, RS Husaha Utama, RS William Booth, RKZ dan RSI Jemursari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim, dr Dodo Anondo mengatakan, belasan RS tersebut memang menerapkan buka-tutup sementara.

"Memang betul RS-RS itu menutup sementara (IGD). Perlu digarisbawahi, menutup sementara, artinya kami sistemnya buka tutup secara dinamis," ujar Dodo, Senin (5/7/2021).

Dodo mengatakan, saat ini pasien Covid-19 mengalami lonjakan tajam dibanding awal Tahun 2020 dan telah memenuhi beberapa RS di Surabaya. Mayoritas pasien datang secara mandiri, tanpa rujukan dari puskesmas setempat.

"Sekarang pasien di IGD itu berlebihan yang datang, semua ingin ditangani oleh RS. Karena orang-orang sering datang tanpa rujukan puskesmas, karena memang penyakit ini memang cukup cepat penularanya dan cepat infeksinya," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain itu, sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 juga membuat pelayanan mulai tidak kondusif.

"Kami juga memikirkan tenaga kesehatannya. Kita tahu bahwa sekarang ini banyak nakes yang terpapar, juga harus masuk rumah sakit, diopname, kemudian juga ada yang belum sembuh ada juga cukup banyak yang meninggal," terangnya.

"Makanya itu, kami juga sekarang situasi RS ini bertahan, betul-betul bertahan supaya tidak kolaps. Untuk itu kami ngatur, ngatur tenaga, ngatur buka-tutupnya," sambung Dodo.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Dodo juga berpesan agar masyarakat mau mengomunikasikan keadaanya ke puskesmas terlebih dahulu atau petugas Satgas Covid-19 di lingkungan tempat tinggalnya.

"Masyarakat lapor ke puskesmas, nggak usah malu, nggak usah takut, biar dimonitor oleh puskesmas yang di sekitar rumah si pasien yang isoman. Biar bisa terkontrol kalau ada kesulitan," harapnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.