Kamis, 18 Jun 2026 13:29 WIB

Dor! Bandit Motor Bersenjata Tajam di Surabaya Dilumpuhkan Kakinya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 05 Jul 2021 17:18 WIB
Dua bandit yang ditembak kakinya oleh Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo, Surabaya
Dua bandit yang ditembak kakinya oleh Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo, Surabaya

jatimnow.com - Dua bandit pencuri motor terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan tembakan oleh Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo lantaran berusaha kabur dan melawan dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau saat disergap.

Dua bandit itu bernama Sulaksono Edyprayogo (42), warga Jalan Bulak Rukem Gang V, Surabaya dan Badruttamam (31), warga Jalan Kedung cowek Gang VI, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin mengatakan, dua bandit itu disergap sesaat setelah beraksi di kawasan Jalan Ir Soekarno (Merr) pada Minggu (4/7/2021) dinihari.

Awalnya, Abidin dan timnya mendapat informasi kemudian dilakukan penyelidikan dan pengintaian. Dalam penyelidikan, dua bandit tersebut hendak mencuri motor yang terparkir di teras rumah dengan cara merusak rumah kontak kunci motor.

"Kami awalnya patroli kring serse mencurigai gerak gerik keduanya yang diduga hendak mencuri motor. Dan benar dari kejauhan mereka terlihat melancarkan aksinya lalu kami sergap," terang Abidin, Senin (5/7/2021).

Saat disergap, dua bandit itu berupaya menerjang kepungan petugas untuk berusaha kabur. Mereka bahkan berusaha menyerang dengan senjata tajam. Dinilai membahayakan, tim lantas melepaskan dua tembakan peringatan ke udara, tapi tidak digubris.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Dua tembakan peringatan tidak digubris mereka, hingga membuat kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan betis kakinya. Setelah itu kami bawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis," jelas Abidin.

Dalam penyergapan itu juga disita 5 mata kunci letter T, 3 handphone, 1 pisau lipat, motor Yamaha PCX warna putih yang digunakan sebagai sarana dan uang sisa hasil kejahatan Rp 144 ribu.

"Kedua pelaku ini sudah menyiapkan pisau lipat di kantong celananya saat berangkat mencari sasaran. Katanya untuk berjaga-jaga jika ada orang yang mencoba menghalangi aksinya. Pisau yang digunakan mereka bukan pisau lipat pada umumnya," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pisau itu sering digunakan untuk aktivitas outdoor. Jadi ada gunting, potongan kuku, obeng dan lain-lain. Sekilas memang tidak telihat seperti pisau lipat," tambah Abidin.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku Sulaksono Edyprayogo merupakan residivis kasus yang sama dan pernah ditangkap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.

Keduanya tercatat pernah mencuri motor di basement RSIA Kendangsari Merr Surabaya sekitar pukul 07.30 WIB, 22 Januari 2021 dan parkiran basement Hotel Uno Jalan Genteng Besar, Surabaya sekitar pukul 05.00 WIB, 30 Juni 2021.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.