Kamis, 18 Jun 2026 11:26 WIB

Lagi, 2 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk dan Kondisinya Hancur di Sungai Jombang

jatimnow.com - Warga Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang geger dengan ditemukannya dua mayat bayi dengan tali pusar masih menempel di sungai dengan kondisi membusuk.

Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti mengatakan, penemuan mayat bayi itu berawal dari laporan warga karena banyak orang di lokasi.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Kami menemukan mayat bayi, berawal dari laporan masyarakat yang datang ke polsek. Lalu kami mendatangi lokasi penemuan," kata AKP Dwi Retno, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Warga Jombang Geger, Mayat Bayi Laki-laki dengan Tali Pusar Ditemukan di Sungai

Ia menambahkan, ketika di lokasi, petugas menemukan dua mayat bayi dengan kondisi sangat menyedihkan karena sudah memutih dan membusuk.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Tulungagung Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

"Orang yang pertama kali menemukan itu pemulung saat mencari barang rongsokan. Saat di lokasi kami menemukan dua mayat bayi. Satu bayi kepalanya rusak dengan placenta (tali pusar) masih melekat dan satunya ada di bawahnya kondisinya hancur," ungkapnya.

Menurut Retno, dua mayat bayi yang ditemukan di aliran Sungai Waru itu satu berjenis kelamin perempuan dan satunya lagi belum diketahui karena kondisinya telah membusuk dan hancur.

"Satu bayi berjenis kelamin perempuan dan satunya lagi belum bisa dipastikan jenis kelaminnya karena sudah hancur. Kami bawa dua mayat bayi itu ke rumah sakit umum daerah Jombang untuk dilakukan autopsi dan kami mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku," pungkasnya.

Baca Juga: Sadis, Ibu Kandung di Jember Diduga Aniaya dan Buang Bayinya

Sebelumnya pada Sabtu (3/7), mayat bayi berjenis kelamin laki-laki juga ditemukan mengambang di sungai Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Mayat bayi itu kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan autopsi dan melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang tega membuangnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.