Jumat, 19 Jun 2026 23:43 WIB

Petugas Gabungan Diterjunkan, Para Pelanggar PPKM Darurat di Surabaya Ditindak

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 04 Jul 2021 10:24 WIB
Petugas gabungan di Surabaya menindak salah satu pedagang yang melanggar PPKM Darurat
Petugas gabungan di Surabaya menindak salah satu pedagang yang melanggar PPKM Darurat

jatimnow.com - Petugas gabungan dari Polrestabes Surabaya, Brimob, TNI hingga Satpol PP menggelar razia penindakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kegiatan yang digelar Sabtu (3/7/2021) malam itu menyasar sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kedungdoro, Jalan Pandegiling hingga di Jalan Gubeng Masjid. Saat sampai di Jalan Kedungdoro, petugas gabungan mendapati para PKL masih buka hingga pukul 20.30 WIB.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kemudian di Jalan Pandegiling, masih banyak ditemukan para pedagang, penjual makanan dan warung kopi yang belum tutup, meski waktu sudah lewat pukul 20.00 WIB. Begitu pula di kawasan Gubeng Masjid dekat Stasiun Gubeng, juga masih banyak pedagang makanan dan warkop yang buka.

Petugas yang memberikan imbauan tidak diindahkan, langsung menindak tegas warkop yang buka tersebut. Sejumlah kursi warung disita kemudian diangkut ke truk Satpol PP.

Petugas gabungan di Surabaya menindak salah satu pedagang yang melanggar PPKM DaruratPetugas gabungan di Surabaya menindak salah satu pedagang yang melanggar PPKM Darurat

Perwira Pengawas (Pamenwas) Polrestabes Surabaya, Kompol Eko Darmanto yang memimpin razia itu mengatakan, pihaknya melakukan razia ini sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub). Pihaknya tidak segan mengangkut gerobak pedagang jika masih nekat berjualan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita terapkan aturan ini, PPKM Darurat. Kami bersama Satpol PP, aparat gabungan, kami mohon maaf ke pedagang kaki lima. Boleh berjualan, tapi nggak boleh makan di tempat dan pukul 8 malam harus sudah tutup," tegas Eko di sela memimpin razia.

Eko menambahkan, pihaknya juga akan memberi sanksi kepada para pedagang yang masih nekat berjualan melebihi pukul 20.00 WIB.

"Ada sanksi administrasi dan penutupan. Bila perlu kita angkut gerobaknya dibawa ke Satpol PP agar ada shock therapy. Di Surabaya, kasus Covid-19 mulai tinggi, banyak yang meninggal, mobil ambulans inden," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita nelongso. Tindakan kita sesuai aturan. Secara naluri kita kasihan, tapi kita terapkan aturan ini, sesuai Inmendagri, Kepgub, Perwali. Semoga segera selesai, kalau mereda pada 20 Juli nanti, warga juga bisa dilonggarkan lagi," tandas Eko.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.