Minggu, 21 Jun 2026 01:53 WIB

'Kamisan' Gerindra Jatim, Serap Aspirasi Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

jatimnow.com - Partai Gerindra memompa semangat politik dan mengedukasi masyarakat dalam launching kegiatan 'Kamisan' melalui ruang online yang telah disediakan oleh DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

Kegiatan 'Kamisan' kali ini merupakan aktifitas diskusi dengan mengundang para anggota legislatif partai Gerindra se Jawa Timur dan disiarkan secara langsung dalam channel YouTube Gerindra Jawa Timur setiap hari Kamis.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Selain sebagai wadah silaturahmi antar kader Gerindra, masyarakat Jawa Timur juga bisa ikut serta mengikuti dan berdiskusi dalam ruang politik tersebut.

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad mengatakan kegiatan 'Kamisan' itu adalah bentuk ikhtiar Partai Gerindra Jatim untuk tetap bisa dekat dengan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

"Saya rasa di era saat ini, dalam nuansa pandemi interaksi secara langsung, kita tidak bisa in touch ya berhubungan dengan masyarakat. Ya mau tidak mau kita musti mengefektifkan ruang, sarana, yang serba digital ini dalam bentuk diskusi-diskusi virtual yang paling penting kan esensinya bahwa kita semuanya terhubung, tidak terputus oleh Pandemi Covid-19 ini," ujar Anwar Sadad, Kamis (1/7/2021) malam.

Dalam kegiatan 'Kamisan' itu, Geridra juga sepakat untuk melakukan diskusi-diskusi kontekstual antara anggota legislatif dari Partai Gerindra bersama masyarakat.

Hal itu bertujuan, agar para aggota DPR bisa semakin dekat dengan masyarakat diseluruh daerah di Jawa Timur.

Sadad mengaku, ada ratusan anggota DPR dari Partai Gerindra yang akan berdialog dengan mengangkat topik-topik lokal wisdom dari setiap daerah.

"Alhamdulillah perdana ini kita datangkan 2 narasumber. Kami punya 204 anggota DPR baik di Jawa Timur maupun Kabupaten/Kota, terus 14 orang anggota DPR RI. Nah mereka ini kan orang-orang pilihan yang sudah melewati seleksi dari alam sehingga dapat memiliki kepercayaan publik dan mereka yang paling memahami problematika yang terjadi di masyarakat," kata Sadad.

Salah satu narasumber dalam kegiatan perdana 'Kamisan', Sally Atyasasmi mengaku cukup antusias dengan adanya ruang politik online itu. Ia juga mengatakan, kegiatan ini harus dimanfaatkan masyarakat dengan baik.

Baca Juga: Gerindra Tak Berikan Bantuan Hukum Bagi Gatut Sunu Wibowo

Selain bisa menambah ilmu dan wawasan, masyarakat juga diminta lebih terbuka dengan wakil rakyat dari Partai Gerindra melalui komentar-komentar secara live.

"Tentunya ini bisa diakses seluruh Indonesia, bahkan dunia ya, artinya kevakuman pandemi ini tidak memutus silaturahmi. Artinya Partai Gerindra tetap bisa menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui channel YouTube," kata politisi asal Bojonegoro itu

Wanita yang juga menjabat Presiden Persibo Bojonegoro itu juga menegaskan, kekuasaan politik saat ini sangat jauh berbeda dengan sebelumnya.

Memobilisasi massa bukan hanya mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar, melainkan juga menguasai dunia yang ada di dalam internet.

"Ketika kita berbicara partai politik, hari ini adalah siapa yang menguasai media sosial, adalah politisi atau partai politik yang memiliki masa depan dikedepannya pasti panjang," tegasnya.

Baca Juga: Ahmad Dhani Tegaskan Tak Ada Royalti di Lagu Dewa 19

"Karena kalau kita berbicara pandemi, kita sudah tidak bisa memobilisasi massa. Mendatangkan ribuan orang di lapangan kita sudah tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama dalam menyampaikan gagasan-gagasan politik. Oleh karena itu hari ini Gerindra Jatim membuat sebuah platform bagaimana kita tetap bisa menyampaikan gagasan politik melalui channel YouTube," imbuhnya.

Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah mengatakan dalam kegiatan 'Kamisan' selanjutnya, pihaknya akan menambah beberapa akun media sosial lainnya yang lebih mudah di akses masyarakat.

"Selanjutnya kita akan live IG (Instagram), Live Facebook, kalau perlu live tiktok," pungkas Kharisma.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.