Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com
Loading
jatimnow.com - Harga cabai merah di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) kini masih normal. Berdasarkan pantauan, harga cabai merah di lapak-lapak pedagang di pasar induk yang berlokasi di Benowo, Kota Surabaya itu berada dikisaran Rp 10 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang cabai di Blok F PIOS, Suradi mengatakan jika pasokan cabai merah dari berbagai kota akhir-akhir ini tidak ada kendala sehingga distribusinya terbilang lancar.
Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina
"Harga cabai ini memang sulit ditebak. Bisa saja tiba-tiba naik jika pasokannya sulit. Tapi kalau saat ini masih normal harganya," kata Suradi kepada jatimnow.com, Kamis (1/7/2021).
Ia melanjutkan saat ini ada tiga kategori cabai merah yang tersedia di PIOS. Mulai dari harga Rp 10 ribu, Rp 15 ribu dan Rp 18 ribu per kilogramnya.
"Kalau cabai merah yang Rp 10 ribu kualitasnya paling rendah, lalu Rp 15 ribu kualitas sedang dan Rp 18 ribu kualitas istimewa," jelasnya.
Cabai merah tersebut menurut Suradi berasal dari berbagai daerah seperti Malang, Probolinggo dan Banyuwangi.
Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha
Suradi menambahkan harga cabai merah kemungkinan akan naik satu minggu menjelang Hari Raya Idul Adha. Meski begitu dirinya tidak bisa memprediksi prosentase kenaikannya.
"Seminggu menjelang Idul Adha biasanya memang ada kenaikan harga. Tapi untuk harganya saya tidak bisa memprediksi. Kalau barang banyak kenaikannya tidak terlalu tinggi. Tapi kalau barangnya pas susah kemungkinan harganya bisa tinggi," pungkasnya.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo
Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com
URL : https://jatimnow.id/baca-36189-jelang-idul-adha-harga-cabai-merah-di-pios-tetap-stabil
Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.
Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).
Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.
Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.
Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.
The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.