Selasa, 16 Jun 2026 20:54 WIB

Reklame Bergambar Bung Karno dan Puti di Kota Blitar Disoal Panwaslu

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 12 Jun 2018 13:58 WIB
Sebuah reklame Bung Karno dan Mbak Puti yang dipermasalahkan Panwaslu/Foto: Glorian
Sebuah reklame Bung Karno dan Mbak Puti yang dipermasalahkan Panwaslu/Foto: Glorian

jatimnow.com – Reklame bergambar Bung Karno dan Mbak Puti di Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar menuai protes dari Panwaslu. Sebab, bermuatan gambar Bung Karno yang disisipi Mbak Puti, sehingga itu diindikasikan menyalahi aturan kampanye.

Bahkan, Panwaslu juga berencana menurunkan reklame yang bertuliskan Bulan Bung Karno itu. Namun, penurunan itu dihadang oleh kader PDIP, sehingga adu mulut dan ketegangan sempat terjadi di tengah jalan.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Mengacu peraturan yang ada, ada lima hal dalam masa kampanye. Yaitu mengenai tempat, jumlah, cara pemasangan, desain, maupun ukuran. Lha itu kami gunakan sebagai acuan untuk melakukan kegiatan itu (penertiban). Dari hasil pengamatan kami, ada indikasi pelanggaran," kata Ketua Panwaslu Kota Blitar Mochlis Wibowo, Selasa (12/06/2018).

Menurut Mochlis, meski yang dipasang adalah gambar Bung Karno, namun ada salah satu kandidat calon Wakil Gubernur Puti Soekarno alias Mbak Puti yang juga dipasang dalam reklame itu.

Mochlis mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa pihak, baik dengan KPU Kota Blitar maupun dengan Timses Paslon nomor urut dua.

"KPU juga sudah memberikan teguran kepada tim pasangan calon. Kita sudah komunikasikan dengan keduanya dan memang ada indikasi pelanggaran. Kita akan komunikasi lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Perekonomian dan Pemberdayaan Masyarakat DPC PDIP Kota Blitar Dedik Hendarwanto menyebut tindakan Panwaslu dinilai mengintimidasi PDI Perjuangan.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Pemasangan gambar Bung Karno dan Mbak Puti dimaksudkan sebagai peringatan Bulan Bung Karno di Kota Blitar.

"Tapi kenyataannya dengan Panwaslu akan diturunkan. Walaupun ada gambar Mbak Puti, tapi itu adalah cucu Bung Karno dan menurut kami itu adalah kerabat. Jadi, apapun yang terjadi tetap kami pertahankan," kata dia.

Menurutnya, pemasangan gambar tersebut merupakan gagasan kader dan fraksi PDIP DPRD Kota Blitar. PDI Perjuangan juga ngotot bakal mempertahankan gambar tersebut.

"Pemasangan gambar ini sejak sepuluh hari yang lalu. Apapun yang terjadi, kami akan tetap mempertahankan," tandasnya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

 

Reporter: CF Glorian

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.