Jumat, 19 Jun 2026 09:34 WIB

Keributan di Posko Penyekatan Suramadu, Brimob Tembakkan Gas Air Mata

Tangkapan layar
Tangkapan layar

jatimnow.com - Rombongan pengendara motor roda dua dari Madura melakukan keributan dan merusak pagar pembatas Gate Jembatan Suramadu sisi Surabaya hingga jebol, Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 04.30 Wib.

Mereka kemudian putar balik dengan rute (sisi barat - bawah Jembatan Suramadu - Jalan Jalur Lambat Depan BPWS belakang).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan terjadi upaya provokatif yang dilakukan masyarakat di Jembatan Suramadu dari arah Madura ke Surabaya.

"Tujuannya agar bebas melintas memasuki Kota Surabaya tanpa perlu di Swab Antigen," ujar Irvan yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya kepada jatimnow.com.

Selain itu pada pukul 05.15 hingga 05.30 Wib, terdapat rombongan ratusan orang yang melintas depan belakang jalur lambat atau depan Tenda PCR juga melakukan provokasi.

"Sambil melintas melakukan blayer motor. Terdapat beberapa pengendara turun dari motor dan menendang kursi-kursi tenda di PCR dan saling dorong kecil dengan petugas pengamanan," terang Irvan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk mengurai keributan, para petugas pengamanan di pos penyekatan di lokasi terpaksa menghalau pemotor itu dengan menembakkan gas air mata.

"Menindaklanjuti kejadian tersebut, salah satu anggota Brimob menembakkan gas air mata untuk menghalau massa pengendara agar membubarkan diri," katanya.

Ia menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Baik para tenaga kesehatan (nakes) maupun petugas yang berjaga di lapangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kapolres Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan atas teror tersebut.

"Sedang ditindak lanjuti," jawabnya singkat.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.