Rabu, 17 Jun 2026 19:25 WIB

Pimpin Paripurna DPRD Jatim, Anwar Sadad Ajak Heningkan Cipta untuk Bung Karno

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad mengajak seluruh peserta rapat paripurna mengheningkan cipta mendoakan arwah Bung Karno
Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad mengajak seluruh peserta rapat paripurna mengheningkan cipta mendoakan arwah Bung Karno

jatimnow.com - Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jatim hari ini menjadi istimewa, karena bertepatan dengan Haul Bung Karno yang diperingati setiap 21 Juni.

Rapat paripurna yang juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak itu dipimpin Wakil Ketua DPRD, Anwar Sadad. Dalam kesempatan itu, Sadad mengajak seluruh peserta secara khusus mengheningkan cipta mendoakan arwah Bung Karno, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Terkhusus hari ini 21 Juni adalah hari wafatnya Sang Proklamator, Penyambung Lidah Rakyat, Putra Sang Fajar, Bung Karno. Mengheningkan Cipta. Mulai!" ajak Sadad.

Iringan lagu 'Mengheningkan Cipta' menambah haru suasana di dalam ruang rapat paripurna. Setelahnya, Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini menyampaikan bahwa meski sudah lima dekade wafat, Bung Karno tetap menempati ruang istimewa di hati bangsa ini.

Sadad menyebut bahwa Presiden Pertama RI itu merupakan konsolidator bagi tokoh-tokoh pendiri negara ini, bahkan juga bagi elemen bangsa lainnya.

"Hanya tokoh dengan kharisma yang kuat seperti Bung Karno yang mampu meredam semua perbedaan pemikiran dan gagasan, menyatukannya dalam ide Pancasila," ungkap Sadad.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Bagi Sadad, masa paling krusial adalah masa-masa menjelang kemerdekaan. Karena setelah bersatu berjuang melawan imperialis, para tokoh bangsa berdebat keras dalam Sidang-sidang BPUPKI maupun PPKI untuk membentuk negara baru, Indonesia.

Dalam sidang-sidang itu banyak pikiran dan gagasan yang saling bertentangan. Bung Karno menunjukkan ketokohan dan kharismanya yang tinggi mempersatukan perbedaan pikiran dan gagasan.

Politikus kelahiran Pasuruan ini juga menilai bahwa kebesaran hati para pendiri negara untuk mempersatukan perbedaan pada masa itu harus bisa ditauladani oleh para pemimpin di masa sekarang.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Kita berhutang kepada Bung Karno dan tokoh-tokoh lain pendiri Indonesia untuk merawat negara ini. Membawa negara ini menuju cita-cita dan harapan bangsa," tambah dia.

Menurut Sadad, sudah seharusnya Bangsa Indonesia mewarisi semangat Sang Proklamator dalam memaknai Haul ke-51 Bung Karno tahun ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.