Selasa, 16 Jun 2026 08:00 WIB

Puluhan Warga di Ngawi Diduga Keracunan Nasi Kotak Hajatan

Salah satu warga di Ngawi yang diduga keracunan nasi kotak hajatan dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat perawatan intensif
Salah satu warga di Ngawi yang diduga keracunan nasi kotak hajatan dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat perawatan intensif

jatimnow.com - Puluhan warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi diduga keracunan nasi kotak hajatan tiga bulanan bayi. Bahkan 8 warga harus dirawat intensif di Puskesmas Padas, Senin (21/6/2021).

"Tadi kami ditelepon. Ada yang diare hebat warga RT 1 dan RT 2. Sekitar 50 orang. Mereka merasakan mual, murus dan muntah," ujar Sekretaris Desa Sukowiyono, Harno.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Harno kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Padas.

"Dari pengakuan warga, tadi malam ada yang melakukan hajatan tiga bulanan bayi. Di sana menunya nasi kotak," ungkapnya.

Menurut Harno, dari 50 warga yang merasakan diare, 10 orang harus dirujuk ke Puskesmas Padas. Dari 10 orang itu, 8 di antaranya harus dirawat inap karena parah.

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

"Ini juga dilakukan pengecekan ke Desa Bondang, Kecamatan Kasreman. Karena pengakuan orang yang punya hajat, nasi kotak juga dikirim ke keluarganya di Desa Bondang," bebernya.

Sementara Bidan Desa Sukowiyono, Galuh Wigati mengatakan bahwa warga mengalamai perut melilit, lemas dan dehidrasi. walnya ada 10 orang dilarikan ke Puskesmas Padas, kemudian dipulangkan empat orang untuk rawat jalan.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

"Nah saat saya di lokasi ada dua warga yang parah. Saya evakuasi lagi, sehingga total yang dirawat ada 8 orang," jelas Galuh.

Kasus dugaan keracunan nasi kotak hajatan itu kini dalam penyelidikan Tim Satreskrim Polres Ngawi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.