Kamis, 18 Jun 2026 01:36 WIB

Pulihkan Ekonomi Banyuwangi, Pemkab Kembali Bagikan Alat Usaha ke Warga

  • Penulis :
  • | Jumat, 18 Jun 2021 17:21 WIB

jatimnow.com - Berbagai upaya mendorong pemulihan ekonomi terus digeber Pemkab Banyuwangi. Salah satunya melalui program bantuan alat usaha produktif gratis ke warga, yang dialokasikan dari dana APBD melalui Alokasi Dana Desa.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, pembagian alat usaha gratis ini merupakan salah satu dari sejumlah skema pemulihan ekonomi yang telah dan akan terus dijalankan Pemkab Banyuwangi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Mulai dari pemberdayaan UMKM, penciptaan wirausahawan baru, hari belanja ke pasar dan UMKM, ongkir gratis untuk UMKM, jemput bola perizinan usaha mikro, dan sejumlah program infrastruktur padat karya yang sudah mulai berjalan.

"Bantuan alat usaha produktif ini ditujukan kepada keluarga miskin yang masih mampu bekerja. Mereka diberi bantuan untuk memulai atau meningkatkan usaha mereka," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat serahkan bantuan Kanggo Riko di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Jumat (18/6/2021).

Dalam program tersebut, bantuan dengan nilai setara Rp 2,5 juta diberikan kepada rumah tangga miskin, disesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka. Diutamakan penerima adalah perempuan yang menjadi kepala keluarga

Salah seorang penerima bantuan, nenek Tukijah (70), misalnya, mendapat sepeda lengkap dengan keranjang belanja di belakangnya, serta sembako untuk kebutuhan dan modal sehari-hari.

Nenek yang tinggal bersama cucu dan keponakannya itu biasanya menjual aneka gorengan, termasuk dititipkan ke warung-warung.

"Alhamdulilah dapat sepeda, bisa dibuat belanja ke pasar dan mengantar gorengan," kata Tukijah.

Baca Juga: Tahun Akhir Berat di Sibolga,SPS Corporate Hadir Bantu Warga Mulai Kembali dari Nol

Selain Tukijah, ada Sakijem. Nenek berusia 78 tahun itu sehari-hari menjual apem. Sukijah menerima bantuan alat usaha berupa etalase, peralatan masak, dan sembako.

Ipuk memaparkan, program bantuan alat usaha produktif ini dibagi dalam sejumlah kluster. Ada yang bersumber dari APBD melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Tahun ini program dari ADD itu dilaksanakan di 16 desa.

"Selain itu, bantuan alat usaha dibagikan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro lengkap dengan pelatihannya. Saya akan terus evaluasi, dan jumlah penerimanya akan kami tambah ke depan melalui Perubahan APBD," ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (DPMD), Kusiyadi mengatakan program ini diperuntukkan untuk 40 orang tiap satu desa.

Baca Juga: Pidie Jaya Terkepung Krisis, Hendy Setiono Pasok Toren Air Bersih

"Anggarannya Rp 100 juta tiap desa dibagi untuk 40 orang utamanya kepala keluarga perempuan. Bantuannya bukan berupa uang, namun alat usaha sesuai kebutuhan penerima," kata Kusiyadi.

Menurutnya, penerima bantuan juga diutamakan mereka yang belum menerima bantuan sosial lain dari pemerintah. Penerima berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diseleksi.

Setelah itu dirapatkan di Musrenbangdes dan mendapat surat ketetapan dari Kepala Desa. Program tersebut diberi nama 'Kanggo Riko' yang berarti 'untuk Anda'.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.