Sabtu, 20 Jun 2026 01:00 WIB

47 Warga Desa Magetan Positif Tes Antigen, Pemkab Berlakukan PPKM Skala Mikro

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan setelah 47 warga dinyatakan positif Covid-19 setelah menghadiri tahlilan.

"Kami lakukan penyekatan isolasi secara mikro. Jadi tidak sembarang orang boleh masuk," ujar Bupati Magetan, Suprawoto, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lantik Bupati Magetan, 3 Program Prioritas Menanti

Baca juga: Klaster Tahlilan, 47 Warga Desa di Magetan Positif Tes Antigen

Ia menjelaskan, jalur keluar masuk ke Desa Kediran dibatasi hanya 1 pintu sedangkan yang lainnya ditutup.

"Jalan keluar masuk desa yang dibuka hanya satu. Itu pun dijaga ketat," tegasnya.

Meski melakukan isolasi skala mikro, warga Desa Kediren tetap diberikan izin untuk menggelar kegiatan dengan catatan seminim mungkin untuk mendatangkan orang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunda kegiatan jika memungkinkan.

Baca Juga: Muncul Lagi Subvarian Omicron Baru BA.2.75

"Standar operasionalnya tidak boleh salaman, jangan makan di tempat dan dibawa saja sehingga mengurangi resiko," pungkasnya.

Sebelumnya, 47 warga Desa Kediran, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan terpapar Virus Covid 19 setelah mereka menjalani tes antigen.

Terungkapnya klaster ini setelah yang mengundang warga dinyatakan positif Covid-19 dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Ponorogo.

Baca Juga: PKK Jatim dan Unicef Berkolaborasi Geber Imunisasi Anak Pascapandemi

Sebelum dirawat di RSI Aisyah Ponorogo, pasien sempat menggelar tahlilan untuk mengenang seribu hari suaminya yang meninggal.

Saat menggelar tahlilan itu, pihak tuan rumah disebut telah merasakan gejala sakit di tubuhnya.Dalam kegiatan tahlilan itu, tuan rumah mengundang 65 orang tetangganya untuk menghadiri acara kenduri.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.