Sabtu, 20 Jun 2026 15:26 WIB

Ditarik Iuran Keamanan dan Kebersihan, Ini Kata Pedagang di Sidoarjo

jatimnow.com - Beberapa pedagang di kawasan Perumahan Taman Pinang, Kabupaten Sidoarjo tidak mempersoalkan memberikan iuran kebersihan dan keamanan di tempat mereka mencari rezeki.

Salah satu pedagang yang bernama Iwan (25), mengatakan selain dirinya, para pedagang lain juga mengaku tidak keberatan dengan adanya tarikan iuran itu dikarenakan jumlahnya tidak besar.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Sejauh ini saya tidak merasa keberatan, walau memang kami tidak mengetahui legal atau ilegalnya," kata Iwan, Selasa (15/6/2021).

Penjual cilok ini menyebut, dirinya harus memberikan atau membayar iuran dengan nominal Rp 4 ribu setiap hari.

"Dua ribu untuk keamanan dan dua ribu untuk kebersihan," ungkapnya.

Iwan menjelaskan, iuran dengan nominal Rp 4 ribu itu mengantisipasi adanya keributan sesama pedagang atau dari pembeli.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Dulu sempat ada yang ribut karena kurangnya keamanan di sini, akhirnya iuran itu diadakan," terang Iwan.

Iwan dan beberapa pedagang lain merasakan, jika selama ini tidak ada keributan selain ada penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Adanya tarikan keamanan itu memang sangat berpengaruh," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Pungli di Lapas Blitar Terbongkar, Ini Modusnya

Walaupun pedagang tidak tahu iuran itu masuk kemana, mereka tidak mempermasalahkan. Para pedagang itu hanya berpikir bisa berdagang dengan nyaman.

"Kami tahu dan menyadari. Kalau tidak ada tarikan kebersihan, tempat berjualan kami pasti kotor dan kalau tidak ada tarikan keamanan maka pedagang takut ada keributan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.