Sabtu, 20 Jun 2026 01:40 WIB

4 Warga Positif Covid-19 Meninggal, Kampung di Kota Mojokerto ini Lockdown

jatimnow.com - Masyarakat Sidomulyo Gang 4, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto melakukan pembatasan atau lockdown di kampungnya setelah 4 warganya meninggal terkonfirmasi Covid-19.

Dari informasi yang beredar, sebelumnya ada 5 warga dari Sidomulyo yang sakit tetapi tidak berani melapor pada Kamis (10/6) lalu.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Setelah dilakukan uji usap PCR terhadap 5 warga tersebut, 4 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 dan 1 lagi hasilnya belum keluar. Sedangkan hasil lain dari rapid antigen, dari 6 orang juga ada 1 warga hasilnya positif.

Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Sulkan mengatakan, Gugus Tugas penanganan Covid-19 telah melakukan tracing.

"Hasil tes swab PCR ada 4 orang terkonfirmasi positif. Saat itu juga dilakukan tracing terhadap 39 orang yang kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Nanti tim dinas kesehatan akan memilah, mana yang sedang atau berat," kata Sulkan, Selasa (15/6/2021).

Mantan Kapolsek Magersari ini menjelaskan dalam beberapa waktu kedepan, kegiatan warga akan dibatasi untuk tidak keluar.

Juga orang dari luar lingkungan tidak boleh masuk. Ia menduga ada klaster baru setelah warga melakukan kerja bakti di lokasi.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

"Mungkin ya setelah kerja bakti ada beberapa orang yang mengalami sakit, ada yang flu, ada yang panas," tukasnya.

Sementara juru bicara Satgas Covid-19 Gaguk Tri Prasetyo menyebut, dari hasil tes usap PCR akan segera dilakukan analisis guna mengurangi dan menghentikan jumlah orang yang terkonfirmasi.

Untuk warga yang terkonfirmasi dibawa ke tempat isolasi di Rusunawa Cinde.

"Menunggu hasil tes swab, 39 orang kita evakuasi. Jika ada gejala berat atau sedang kita isolasi ke rumah sakit tapi kalau gejala ringan di isolasi di rusunawa," jelasnya.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto ini juga menjelaskan, pihaknya tidak menerapkan kebijakan lockdown tetapi itu inisiatif warga lingkungan.

"Sebenarnya warga bisa beraktivitas, mungkin jika ada hal yang sifatnya urgent bisa dilakukan. Tracing pertama kali, dua orang meninggal dunia. Kemarin malam satu orang dan dan tadi pagi satu orang yang meninggal dunia. Totalnya yang meninggal 4 orang," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.