Sabtu, 20 Jun 2026 22:32 WIB

Usai Pembebasan Pasung, 16 Nakes di Puskesmas Jambon Ponorogo Terpapar Covid-19

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Jun 2021 13:44 WIB
Ilustrasi/Republika
Ilustrasi/Republika

jatimnow.com - 16 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Jambon, Ponorogo masih melakukan isolasi mandiri lantaran terpapar Covid-19. Mereka terkonfirmasi tanpa gejala diduga setelah melakukan pembebasan pasung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Agus Pramono menyebut, terpaparnya 16 nakes di Puskesmas Jambon itu diketahui dari tracing yang dilakukan terhadap 7 ASN di salah satu bidang di dinkes.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Untuk yang di kantor dinkes sudah selesai semua. Satu bidangnya sudah mulai dibuka," ujar Agus, Selasa (15/6/2021).

Agus menyebut, kini 16 nakes di Kecamatan Jambon yang terkonfirmasi Covid-19 masih melakukan isolasi mandiri. Sebab semuanya tanpa gegala.

"Layanan rawat inap dihentikan sementara. Tetapi pelayanan rawat jalan masih bisa. Total nakes di Jambon itu 50 orang. Nah, sisanya ini yang melayani rawat jalan," terang pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo tersebut.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Selain itu, nakes yang melayani di polindes sekitar juga ditarik ke Puskesmas Jambon, agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tetap berjalan.

"Tetap harus jalan. Karena masyarakat yang sakit mau periksa ke mana jika puskesmas di-lockdown," tambahnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Klaster nakes ini juga terkait disiplin prokes (protokol kesehatan). Terjadi di Jambon setelah kami melakukan pembebasan pasung di daerah tersebut," tandasnya.

Untuk diketahui, pembebasan pasung di Jambon itu dilaksanakan pada 28 Mei 2021. Sementara 16 nakes di Puskesmas Jambon diketahui terpapar Covid-19 pada awal Juni 2021.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.