Senin, 15 Jun 2026 05:18 WIB

Puji Inovasi Banyuwangi, Mendagri Tito: Daerah Lain Perlu Meniru

  • Penulis :
  • | Jumat, 04 Jun 2021 13:15 WIB

jatimnow.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta daerah lain untuk bisa meniru berbagai inovasi yang dilakukan Kabupaten Banyuwangi.

"Banyuwangi bisa menjadi model, menjadi best practice untuk dari lain. Banyuwangi terus berinovasi, saya sudah dengar berbagai inovasinya. Tradisi inovasinya terjaga. Saya akan minta daerah lain meniru Banyuwangi. Saya saja ingin belajar dari Banyuwangi," kata Tito didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai mengecek layanan 'Smart Kampung' di Desa Sukojati, Jumat (4/6/2021),

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Tito menceritakan kedatangannya ke Banyuwangi untuk menjawab rasa penenasaran tentang berbagai inovasi dan keberhasilan Banyuwangi.

"Jujur saya katakan, selama ini saya penasaran dengan Banyuwangi. Tiap lomba pelayanan publik di kementerian, (Banyuwangi) selalu menang. Jadi saya putuskan untuk datang langsung ke Banyuwangi," terang Tito.

Ia mengaku terkejut dengan sistem layanan publik Smart Kampung yang ada di desa Banyuwangi. Bahkan Tito mengakui kalah dari kepala desa di Banyuwangi dalam mengakses berbagai sistem layanan publik.

Kepala Desa Sukojati Untung Suripno sebelumnya menjelaskan detil program Smart Kampung yang digeber Pemkab Banyuwangi untuk desa-desa.

Dalam program itu, sejumlah layanan cukup diakses di tingkat desa, bahkan secara mandiri melalui mesin yang disiapkan di kantor desa.

"Terus terang saya kalah dari kepala desa. Jarinya sudah sangat fasih memencet aplikasi," kata Tito saat menyaksikan langsung program Smart Kampung.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Tito mengapresiasi layanan 'Smart Kampung', sistem pelayanan publik di tingkat desa yang dikembangkan Banyuwangi dengan sentuhan teknologi informasi.

"Dari sistem pelayanan, saya kaget. Di Kemendagri itu ada sistem Anjungan Dukcapil Mandiri yang mengurus catatan sipil. Tapi di desa di Banyuwangi saya melihat lebih kompleks lagi. Tidak hanya tentang catatan sipil, tapi bisa melayani banyak pelayanan. Bahkan ada puluhan layanan," kata Tito.

Menurut Tito, ini menunjukkan Banyuwangi berhasil mengubah pola pikir dan kinerja SDM pemerintahan hingga tingkat desa.

"Itu tidak mudah, kalau hanya mengubah bangunan mungkin dua bulan selesai. Kalau mengubah SDM, itu sulit," jelas Tito.

Baca Juga: Kacamata AI RunSight Karya Mahasiswa UI Tembus 10 Besar Inovasi Global

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, tradisi inovasi terus diterapkan di Banyuwangi dalam berbagai program pemerintahan.

“Kita hari ini menghadapi situasi yang tidak mudah karena pandemi. Ada tantangan keterbatasan fiskal. Maka terus berinovasi adalah kuncinya. Sehingga sejak dilantik 26 Februari, berbagai inovasi kami jalankan," kata Bupati Ipuk.

"Ada program berkantor di desa, ongkir gratis ke seluruh Indonesia untuk UMKM, pelayanan hingga ke masyarakat perkebunan, bantuan warung rakyat, dan sebagainya," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.