Jumat, 19 Jun 2026 02:22 WIB

Kenang Gugurnya 53 Kru KRI Nanggala-402, TNI AL Bangun Monumen Kapal Selam

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 03 Jun 2021 14:52 WIB

jatimnow.com - Mengenang gugurnya 53 kru KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali, TNI Angkatan Laut (AL) membangun monumen kapal selam dengan luas area 842,5 meter di dalam Koarmada II, Surabaya, Kamis (3/6/2021).

Peletakan batu pertama pembangunan monumen kapal selam itu dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

Dalam sambutannya, Yudo mengatakan besar monumen yang akan dibangun berukuran sama persis dengan bentuk KRI Nanggala 402. Di dalamnya akan ada berbagai kenangan sekaligus koperasi.

"Besarnya satu banding satu, di dalamnya berisi sejarah pembangunan dan juga para syuhada atau pahlawan yang gugur bersama KRI Nanggala 21 April lalu," ujarnya.

Ia menyebut jika monumen itu juga akan dibuka umum agar dikenang oleh prajurit kapal selam dan masyarakat. Sehingga on eternal patrol masih ada dengan adanya monumen itu. Jadi, seperti mereka tetap beroperasi di laut tanpa batas

Baca Juga: Koarmada II Gelar Apel Latopslagab 2026, TNI AL Tekankan Kesiapan Tempur

"Masyarakat juga bisa mengetahui sejarah KRI Nanggala 402, karena di sana juga ada monumen Jalasveva Jayamahe. Sambil ke sana bisa menengok ke sini," jelasnya.

Lokasinya yang berdekatan dengan pangkalan kapal selam lain bisa memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat luar.

"Jadi, masyarakat bisa tahu di dalamnya dan ringkasan sejarahnya. Sehingga tidak bertanya-tanya lagi KRI nanggala karena sudah paham," tambahnya.

Baca Juga: Lanjutkan Perjalanan ke Singapura, KRI Bima Suci Tinggalkan Colombo

Pembangunan direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan. Yudo berharap dengan adanya monumen itu bisa menjadi kenangan para prajurit setelah 40 tahun mengabdi.

"Sejak tahun 81 perjuangan maupun Dharma baktinya kepada negara dan bangsa akan dikenang di monumen ini," tandas Yudo.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.