Minggu, 21 Jun 2026 14:03 WIB

Adu Jotos di Telaga Sarangan Magetan Hanya Dipicu Perkara Sate

Tangkapan layar video adu jotos di Telaga Sarangan, Magetan yang beredar
Tangkapan layar video adu jotos di Telaga Sarangan, Magetan yang beredar

jatimnow.com - Kasus adu jotos di Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan masih didalami kepolisian. Sejumlah sakti telah dimintai keterangan untuk mengetahui pemicu keributan tersebut.

"Beberapa saksi telah kami panggil kemarin," ujar Kapolsek Plaosan, AKP Munir, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Munir menyebut, dari hasil keterangan para saksi pada 1 Juni 2021 itu ada rombongan dari luar kota yang sedang makan di salah satu rumah makan di area wisata.

"Saat menunggu pesanan makanan di rumah makan itu jadi, anak dari keluarga itu meminta sate. Apalagi memang di Sarangan itu penjual satenya berkeliling," ujarnya.

Baca juga:  Beredar Video Adu Jotos di Telaga Sarangan Magetan, Empat Orang Terluka

Keluarga itu kemudian memesan empat porsi sate yang dijajakan penjual keliling itu. Namun mereka makan di dalam rumah makan.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Pemilik rumah makan menegur tukang sate, karena telah berjualan di sekitar rumah makannya. Dari situ terjadi cek cok mulut. Pengunjung yang pesan langsung membayar sate dan melerai mereka. Tapi ada pihak yang tidak terima akhirnya terjadi adu jotos," paparnya.

Munir mengaku bahwa setelah kejadian berlangsung, kedua pihak sudah sempat didamaikan di Pos Polisi Telaga Sarangan. Namun mereka sama-sama tidak terima, akhirnya saling membuat laporan polisi.

"Semua merasa dirugikan. Mereka sama-sama laporan atau saling lapor," tambahnya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Kini, Unit Reskrim Polsek Plaosan masih mendalami dan mempelajari untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam adu jotos tersebut.

"Siapa yang terlibat, siapa yang memulai, terus akan kami dalami. Sambil mencari fakta di lapangan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.