Selasa, 23 Jun 2026 02:04 WIB

Komnas PA Sebut Siswi Kota Batu Diduga Juga Terima Kekerasan Fisik dan Ekonomi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 29 Mei 2021 16:13 WIB

jatimnow.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengaku kecewa dengan sekolah ternama SPI.

Ia beralasan, sekolah di Kota Batu itu menyimpan banyak kasus kejahatan seksual kepada puluhan murid sejak mereka menimba ilmu mulai kelas 1 hingga 3 SMA, bahkan setelah mereka lulus.

Baca Juga: Terduga Pelecehan Atlet Dinonaktifkan, Perbakin Surabaya Perketat Pengawasan

Bahkan bukan hanya kekerasan seksual, ada 2 laporan lain yang disampaikan ke SPKT Polda Jatim yaitu kejahatan fisik mulai menendang, memaki, kejahatan verbal, dan kekerasan ekonomi.

"Jadi untuk kekerasan ekonomi maksudnya di sana itu dibungkus sekolah, tapi mereka dipekerjakan namun tidak mendapat upah atau imbalan yang layak. Ada ekspolitasi ekonomi, fisik, dan seksual," tegasnya, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: 15 Siswi Kota Batu Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Komnas PA Lapor Polisi

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Kasus ini terbongkar setelah para murid tersebut merasa tertekan karena menyimpan pengalaman pahit jadi korban kejahatan seksual secara terus menerus. Tekanan itulah yang memberanikan diri mereka mengungkap dan melaporkan ke Komnas PA seminggu lalu.

"Tim kami sudah mengumpulkan data dan keterangan ke rumah masing-masing korban baik di Poso, Kalimantan, Blitar, Kudus, dan sebagainya," jelas Arist.

"Perilakunya sangat berbahaya karena masuk dalam kejahatan seksual yang sangat keji dan luar biasa. Harusnya sekolah menjadi tempat untuk menjadikan mereka enterpreneur dan mendidik karakter mereka, tapi dirusak. Anak-anak sekarang dalam kondisi sangat menyedihkan," imbuhnya.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Menurutnya, ini sangat menyedihkan karena sekolah tersebut merupakan kebanggaan di Kota Batu namun menyimpan kejahatan luar biasa dan menciderai anak-anak dalam pertumbuhan mental, kepribadian, dan sebagainya.

"Saya berterima kasih karena SPKT Polda Jatim sudah mau menerima laporan ini karena merupakan bukti penegakan hukum yang harus diusut tuntas hingga masalah ini terang benderang," tutupnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.