Senin, 08 Jun 2026 07:29 WIB

Bila Madrid, Barca dan Juve Didepak dari UCL, Ini Penggantinya

Liga Champions
Liga Champions

jatimnow.com - Pada pertengahan April 2021, jagat sepak bola dunia dikejutkan dengan munculnya agenda Liga Super Eropa (ESL). Para Raksasa Benua Biru merancang kompetisi lain di luar UEFA.

Ini bukan barang baru. Wacana membuat ESL sudah terdengar sejak beberapa tahun silam. UEFA bergerak cepat. Mereka berupaya memutus mata rantai ESL.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Hasilnya mulai terasa. Agenda tersebut, layu sebelum berkembang. Dari 12 inisiator, sembilan di antaranya mengundurkan diri. Hanya tiga klub tersisa, yakni Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

UEFA baru saja mengumumkan akan menggelar penyelidikan terhadap ketiga klub ini. Ada peluang ketiganya didepak dari Liga Champions (UCL) musim depan.

"Andai UEFA memutuskan melarang tiga klub tersebut untuk berpartisipasi di kompetisi Eropa musim 2021/22, maka akan berdampak, tidak hanya pada tiga klub itu, tapi juga pada turnamen, dan tim lain," demikian laporan yang dikutip dari Marca, Kamis (27/5/2021).

Baik Madrid, Barcelona maupun Juve sama-sama memastikan diri lolos ke UCL. Jika UEFA benar-benar menjatuhkan hukuman eliminasi dari kompetisi antarklub Eropa tersebut, tim pengganti akan disesuaikan dengan komposisi klasemen di liga domestik masing-masing.

Otomatis, situasi demikian, turut memengaruhi kans tim lain menuju Liga Europa dan Liga Konferensi, kompetisi terbaru UEFA yang akan dimulai musim depan.

Dari Serie A Liga Italia, Napoli akan mengambil tempat Juventus di Liga Champions. Efeknya AS Roma akan menuju Liga Europa, dan Sassuolo ambil bagian di Liga Konferensi edisi perdana.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Pergeseran lebih banyak terjadi di La Liga Spanyol. Real Sociedad dan Real Betis bisa bergabung dengan Atletico Madrid serta Sevilla di pentas Liga Champions. Ditambah Villarreal yang baru saja menjuarai Liga Europa. Sementara Granda bisa menjadi tandem Celta Vigo di Liga Europa.

Madrid, Barcelona, dan Juventus sudah merasakan krisis karena pandemi Covid-19. Kesulitan mereka semakin menjadi-jadi jika gagal tampil di UCL musim depan. Para raksasa iIni jarang absen di kompetisi terelite Benua Biru.

Barca hanya absen pada musim 1956/57. Sedangkan Madrid gagal ikut serta pada musim 1977/78 dan 1996/97. Ada puluhan gelar yang mereka raih, jika digabungkan.

Tidak mudah bagi UEFA mendepak tiga elite Eropa tersebut. Mereka bakal mengajukan banding jika sampai terkena hukuman demikian.

Baca Juga: Resmi! Surabaya Jadi Gerbang Timnas Mini Football ke Piala Dunia 2026

Apa pun yang terjadi, Liga Champions musim depan akan kuat dan menarik, dengan atau tanpa para raksasa itu. Masih banyak tim jawara yang siap menyajikan tontonan berkelas.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.