Senin, 15 Jun 2026 19:06 WIB

PJT Sebut 8 Bendungan dan 2 Terowongan Aman Pasca Gempa di Blitar

Pengecekan terowongan
Pengecekan terowongan

jatimnow.com - Pasca gempa tektonik berkekuatan 6,2 skala richer, Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan pemantauan visual dan pengecekan fisik serta kondisi bangunan di delapan bendungan dan dua terowongan.

Kedelapan bendungan yang dipantau, yakni Bendungan Sengguruh, Sutami dan Selorejo di wilayah Kabupatan Malang.

Baca Juga: PJT I Lakukan Flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo, Akses Ditutup Sementara

Selanjutnya dua bendungan di Kabupaten Blitar yaitu Bendungan Lahor dan Wlingi. Kemudian Bendungan Wonorejo di Tulungagung, Bendungan Bening di Madiun, dan Bendungan Wonogiri di Jawa Tengah.

Pengecekan itu untuk memastikan gempa tidak berdampak pada bendungan yang menyimpan cadangan air dan terowongan yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I.

"Semua dalam keadaan normal dan masuk kategori aman. Pengecekan kita lakukan karena dalam dua bulan terakhir ada tiga kali gempa di atas 5 SR. Saat gempa terasa di beberapa bendungan dengan kisaran sebesar II hingga IV Modified Mercalli Intensity (MMI) sehingga perlu dilakukan pemeriksaan keamanan bendungan dan terowongan," jelas Direktur PJT I, Raymond Valian Ruritan, Senin (24/5).

Baca Juga: PJT I dan JKPKA Gandeng Pelajar Belajar Pantau Kualitas Air Sungai

Sedangkan terowongan yang diperiksa dibawah naungan PJT I berada di Tulungagung yaitu Terowongan Tulungagung I atau dikenal dengan nama Terowongan Niyama yang dibangun tahun 1961. Kedua adalah Terowongan Tulungagung II atau Terowongan Tulungagung Selatan.

"Dua terowongan ini memang usianya cukup tua, jadi saat terjadi gempa maka setelahnya kami pantau langsung kondisinya. Kondisinya juga cukup aman dan tidak ada tanda-tanda retakan atau pergeseran," ujar Raymond.

Baca Juga: 22 Rumah Dilaporkan Rusak Dampak Gempa Sumenep

Hasil pemantauan bendungan dan terowongan pasca gempa Blitar itu juga langsung dilaporkannya pada Dirjen SDA Kementerian PUPR. Selanjutnya, PJT I kini juga masih melakukan pemantauan kondisi dengan memakai sejumlah instrumentasi keamanan bendungan yang terpasang pada tubuh bendungan.

"Hasil dari pemantauan ini akan dianalisa untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur secara komprehensif, apakah terjadi perilaku bendungan yang berpotensi membahayakan operasionalnya atau tidak," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.