Selasa, 16 Jun 2026 13:31 WIB

Hujan Deras 3 Jam, Kota Bogor Diterjang Banjir hingga Tanah Longsor

BPBD Kota Bogor bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di Jalan KH Abdullah Bin Nuh (Foto: Republika/Shabrina)
BPBD Kota Bogor bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di Jalan KH Abdullah Bin Nuh (Foto: Republika/Shabrina)

jatimnow.com - Kota Bogor yang diguyur hujan deras pada Minggu (16/5) sore hingga malam hari menyebabkan terjadinya 21 bencana alam.

Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wib hingga 19.00 Wib itu mulai dari tanah longsor, banjir lintasan, hingga dinding ambruk.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun petugas, bencana alam didominasi tanah longsor pada 12 titik.

"Banjir lintasan terjadi di tujuh titik dan dinding ambruk yang merupakan dinding pembatas dan dinding rumah warga terjadi di dua titik," ujar Theo di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (17/5/2021).

Theo menjelaskan, insiden bencana tersebar di beberapa kecamatan di Kota Bogor. Lokasinya di Kecamatan Bogor Utara, Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Bogor Selatan.

Untuk peristiwa tanah longsor, dia menambahkan, 12 titik berada di Kecamatan Bogor Utara, Bogor Timur, Bogor Tengah, dan Bogor Selatan.

Sementara, untuk insiden dinding ambruk keduanya terjadi di Kecamatan Bogor Utara. Sedangkan, banjir lintasan melanda beberapa kelurahan di Kecamatan Bogor Utara dan Bogor Selatan.

"Banjir lintasan yang melanda wilayah Bogor Utara terjadi akibat meluapnya Kali Ciparigi, Kali Ciheuleut, dan Kali Cibuluh. Sedangkan, di Kecamatan Bogor Selatan, banjir diakibatkan Kali Leuwiloa," ujar Theo menjelaskan.

Menurut Theo, seluruh peristiwa bencana sudah ditangani oleh tim BPBD Kota Bogor. Baik dari banjir yang sempat merendam rumah warga, kini sudah surut maupun penanganan longsor dengan pemberian terpal di lokasi kejadian.

Baca Juga: Inilah Peraih APFI 2026

Khusus untuk peristiwa tanah longsor di Kecamatan Bogor Selatan, tepatnya di Kampung Legok Muncang, Kelurahan Cipaku, kata Theo, warga yang rumahnya terdampak harus mengungsi ke tempat saudaranya untuk sementara waktu.

Theo menuturkan, tanah longsor dengan panjang enam meter dan tinggi tiga meter membuat dinding dapur rumah warga jebol. Setidaknya, ada tiga kepala keluarga (KK) yang berisi 10 jiwa terdampak dari kejadian itu.

"Penanganan sudah selesai dilakukan oleh BPBD Kota Bogor. Untuk sementara waktu, pihak terdampak mengungsi ke rumah saudaranya. Juga ada kebutuhan mendesak karena diperlukan pemasangan terpal di lokasi kejadian," ucap Theo.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, mengajak masyarakat Kota Bogor agar melakukan penanaman pohon di bantaran sungai.

Dia mengatakan, dengan menjalankan program tersebut, selain memperkuat tanah agar tidak terjadi longsor, juga membuat bantaran sungai bisa dinaturalisasi.

Baca Juga: PFI Siap Gelar APFI 2026 di Cibinong, Pajang 40 Karya Nominasi Terbaik

"Kota Bogor ini wilayahnya sangat rawan bencana. Baik yang di pinggir sungai, kemudian juga di lereng-lereng, harap siaga kalau memang cuaca ekstrem atau hujan cukup deras. Harap hati-hati. Kalau bisa mengungsi dulu, takutnya tiba-tiba terjadi bencana longsor atau bencana banjir," ujarnya.

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.