Kamis, 18 Jun 2026 08:03 WIB

1 Orang Keluarga Pasien Ponorogo yang Jenazahnya Diambil Paksa Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini
Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini

jatimnow.com - Tracing dan tracking pascakasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo telah dilakukan dinas kesehatan (dinkes) setempat.

"Kami lakukan tracking, baik yang mengambil langsung maupun keluarga dekat jenazah pasien Covid-19 yang diambil paksa itu," ujar Kepala Dinkes Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Irin-sapaan akrabnya menyebut bahwa ada 8 orang yang ditracking. 8 orang itu terdiri dari penjemput dan keluarga dekat. Mereka semua dilakukan rapid antigen.

"Hasilnya, dari delapan orang itu ada satu orang yang positif," tutur dia.

Irin menyebut bahwa mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 tanpa menggunakan APD, penuh resiko. Resiko paparan bisa menimpa keluarga yang mengambil dan menguburkan jenazah.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Baca juga:  

"Paparan itu bisa melalui dropled dan sentuhan. Karena seseorang yang terinfeksi Covid-19, jenazahnya tersebut masih infeksius, sehingga penanganannya sejak awal pandemi sampai hari ini masih tetap SOP-nya. Ketika seseorang dinyatakan positif Covid-19 ataupun masih suspek, maka pemulasaraan jenazahnya menggunakan prokes," paparnya.

Menurut Irin, apabila ada sekelompok orang tidak ikhlas keluarganya dimakamkan dengan prokes, hal itu tentu berisiko kepada keluarga yang melakukan pemulasaraan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Dibuatnya aturan pemulasaran jenazah dengan prokes itu sebagai bentuk kehati-hatian. Sehingga untuk memutus mata rantai penularan," ungkapnya.

Aksi sejumlah orang mengambil paksa salah satu jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dari RSUD dr Harjono Ponorogo pada Rabu (5/5/2021) dinihari itu terekam kamera CCTV.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.