Kamis, 18 Jun 2026 12:43 WIB

Usut Kasus Ambil Paksa Jenazah Pasien di Ponorogo, Polisi Periksa Saksi-saksi

Tangkapan layar video CCTV yang merekam aksi ambil paksa jenazah pasien di RSUD dr Harjono, Ponorogo
Tangkapan layar video CCTV yang merekam aksi ambil paksa jenazah pasien di RSUD dr Harjono, Ponorogo

jatimnow.com - Polisi mulai memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus pengambilan paksa jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dari RSUD dr Harjono, Ponorogo.

"Kami telah memanggil beberapa pihak yang terlibat dalam pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Aziz menambahkan, yang sudah diperiksa yaitu beberapa pegawai rumah sakit yang terlihat di video rekaman CCTV. Timnya juga bakal memeriksa pengunggah video, keluarga korban dan kelompok masyarakat yang membantu korban dalam mengambil paksa jenazah.

Baca juga:  

"Beberapa alat bukti juga sedang kami kumpulkan. Termasuk rkaman CCTV dari pihak rumah sakit," ujar Alumni Akpol 2002 tersebut.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka dalam kasus ini.

"Nanti gelar perkara dulu. Di dalam gelar perkara pasti terdapat kesimpulannya," tambahnya.

Azis berharap semua pihak dan masayarakat lainnya untuk tetap mematuhi setiap prosedur yang berlaku di rumah sakit. Ketika jenazah telah ditentukan sebagai pasien terkonfirmasi Covid-19, hendaknya harus dilakukan pemakaman melalui protokol kesehatan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Siapapun kalau terkonfirmasi positif, dinyatakan positif dari rumah sakit, harus sesuai prosedur yang ada, untuk pemulasaran. Ini untuk menjaga ketertiban, untuk memutus mata rantai Covid-19," sambung dia.

Aksi sejumlah orang mengambil paksa salah satu jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dari RSUD dr Harjono Ponorogo itu terekam kamera CCTV

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.