Jumat, 19 Jun 2026 18:00 WIB

Puluhan Sopir dan Karyawan Damri di Surabaya Tuntut Pelunasan Gaji

Suasana garasi Bus Damri di Jalan Jagir, Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Suasana garasi Bus Damri di Jalan Jagir, Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan sopir, kondektur dan karyawan Bus Damri menuntut pelunasan gaji mereka yang belum dibayar sejak Mei 2020. Tuntutan itu mereka sampaikan di Kantor Cabang Damri Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya.

"Kalau nggak normal itu mulai tengah-tengah tahun, antara Mei itu. Kira-kira tengah-tengah habis pandemi itu bulan 6. Itu intinya sudah nggak stabil," ujar Sutrisno, salah satu sopir Bus Damri ditemui di lokasi, Sabtu (1/5/2021)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sutrisno bersama kurang lebih 50 orang lainnya menuntut kepada manajemen untuk memberikan kejelasan atas pelunasan gaji mereka yang belum dibayar.

Mereka terpaksa mendatangi kantor manajemen lantaran sudah hilang kesabaran. Sebab gaji yang diterima tidak pernah cukup untuk menghidupi keluarga hingga satu bulan hingga terpaksa mencari pinjaman.

Salah satu sopir Bus Damri menunjukkan rincian gaji mereka yang belum dilunasi manajemenSalah satu sopir Bus Damri menunjukkan rincian gaji mereka yang belum dilunasi manajemen

"Ya seumpama Rp 3,5 juta cuma diberi Rp 750 ribu, Rp 1 juta. Cuma dikasih itu. Itu kan diutang. Tapi perut kita kan ndak bisa diutang. Walaupun kita pinjem orang kan kita punya janji. Nah kalau dari kantor tidak ada kepastian, kan kita jadi bingung," tambah dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sutrisno mengaku, mulai Mei 2020 gajinya mulai dipotong Rp 1 juta tiap bulan, dari gaji yang semestinya.

"Gaji saya aja sampai sekarang numpuk sisa Rp 22 juta. Ini yang tertunda," ungkap dia.

Dalam tuntutannya, Sutrisno bersama rekan-rekannya juga meminta untuk dipertemukan dengan pihak manajemen pusat. Dia mengaku akan bersabar hingga senin depan. Jika hak gaji tak segera diberikan, dia dan teman-temannya akan mogok kerja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita minta untuk mendatangkan direksi pusat, entah lewat zoom atau offline, kita tunggu sampai senin. Kalau nanti nggak ada kepastian yang jelas, kita berhenti total," tandasnya.

Sementara saat sejumlah awak media mencoba mengonfirmasi pihak manajemen, beberapa karyawan menyebut bahwa pihak manajemen tidak ada.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.