Selasa, 23 Jun 2026 02:02 WIB

Diejek Dagangannya Tak Bakal Laku, Sales Permen di Kediri Bunuh Pemilik Toko

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono (kanan) dan Kasatreskrim Iptu Rizkika Atmadha menginterogasi tersangka
Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono (kanan) dan Kasatreskrim Iptu Rizkika Atmadha menginterogasi tersangka

jatimnow.com - Seorang sales permen membunuh pemilik toko kelontong di Dusun Ringinagung, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Sales itu akhirnya ditangkap.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, sales permen itu bernama Givan Pranata (28), warga Desa Lamong, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Tersangka melakukan penganiayaan menggunakan linggis pendek.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

"Linggis dipukulkan ke kepala korban," ujar Lukman, Jumat (30/4/2021).

Menurut Lukman, tersangka melakukan penganiayaan itu karena merasa tersinggung dengan perkataan korban.

"Tersangka menawarkan dagangannya berupa permen tape kepada korban dengan harga Rp 3 ribu. Harga itu ditawar Rp 1.500 oleh korban. Korban ngomongnya tidak enak didengar sehingga tersangka tersinggung. Saat itu korban mengatakan kepada tersangka bahwa dagangan permen tape milik tersangka tidak laku karena jemek (basah)," papar Lukman.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono dan Kasatreskrim Iptu Rizkika Atmadha membeber barang bukti kasus pembunuhanKapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono dan Kasatreskrim Iptu Rizkika Atmadha membeber barang bukti kasus pembunuhan

Baca Juga: Munas-Konbes NU Dibuka Malam Ini, Presiden Prabowo Hadir Saat Penutupan

"Tersangka menjawab bukan permennya yang tidak laku. Namun toko korban yang tidak laku. Dengan jawaban tersangka tersebut korban marah dan akan menampar tersangka sehingga tersangka menangkis," tambah Lukman.

Karena ditampar, tersangka marah dan tersinggung. Tersangka kemudian keluar dan menunggu pembeli keluar toko milik korban. Ketika suasana sepi, tersangka kembali masuk ke dalam toko.

"Ketika masuk itu tersangka membawa linggis pendek. Tersangka pura-pura akan membeli lampu. Dan saat korban jongkok untuk mengambil lampu, korban dipukul menggunakan linggis pendek yang sudah dia bawa beberapa kali, kemudian tersangka meninggalkan toko," jelas Lukman.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Sementara Kasatreskrim Polres Kediri, Iptu Rizkika Atmadha menjelaskan, linggis yang dipakai tersangka untuk memukul kepala korban sudah dibawa dari rumah.

"Linggis ini sebelumnya disiapkan untuk bekerja bakti di kerabatnya untuk memperbaiki reng rumahnya, setelah selesai bekerja menjual permen," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.