Kamis, 18 Jun 2026 04:36 WIB

Waduh! Angka Kematian Akibat Covid-19 di Ponorogo Tertinggi di Jatim

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini
Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini

jatimnow.com - Angka kematian di Ponorogo disebut tertinggi di Jawa Timur. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Rahayu Kusdarini.

"Jika presentasi angka kematian kita (Ponorogo) memang sudah melampaui Jatim. Sudah 8 sekian persen. Sedangkan Jatim 7 sekian persen," ujar Irin-sapaan akrab Rahayu Kusdarini, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Irin menyebut bahwa dari data yang ada, selama bulan April, hingga pukul 13.00 wib sudah ada 120 orang meninggal dunia karena Covid-19.

"Ini merupakan rekor selama satu tahun. Angka terus naik dan naik," ujar Irin ditemui setelah rapat dengan Tim BPJS Kesehatan.

Irin mengaku memang saat ini Bumi Reog masih masuk zona orange. Sampai dengan Senin (26/4/2021), Ponorogo masih masuk dalam zona oranye. Namun skornya cukup mengkhawatirkan. Di mana skornya 1,99 terendah di Jatim.

"Jika 1,8 sudah menjadi zona merah. Tidak menutup kemungkinan jika minggu ini kondisinya tidak membaik, Senin depan bisa merah," tambahnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Menurut Irin, tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Ponorogo dipengaruhi beberapa faktor.

"Bisa saja karena virus yang ganas, bisa juga masyarakat saat ini datang ke layanan sekunder ke rumah sakit itu kondisinya sudah parah, sudah sesek, saturasinya sudah sangat turun, sehingga reaiko kematiannya tinggi," papar dia.

"Ada juga pendapat masyarakat, ketika ada keluhan enggan datang ke faskes, mereka bilang di-covid-kan. Mereka tidak mau diisolasi, bahkan ada yang ketika datang ke rumah sakit dengan suspek, ketika akan diisolasi mereka ingin pulang," sambung Irin.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Fenomena ini, lanjut Irin, menjadikan risiko fatalnya semakin meningkat. Selain itu kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes), juga semakin mengendur.

"Bayangkan saja, BPBD Ponorogo kemarin sudah memakamkan 10 orang. Rekor sepanjang sejarah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.