Rabu, 17 Jun 2026 06:21 WIB

Melihat Keseruan Lomba Gugah Sahur di Setono, Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 27 Apr 2021 17:50 WIB
Lomba gugah sahur di Ponorogo
Lomba gugah sahur di Ponorogo

jatimnow.com - Tradisi saat ramadan di Ponorogo tetap terjaga dengan baik, salah satunya tradisi membangunkan (gugah) sahur warga menggunakan bunyi-bunyian tradisional.

Namun warga Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo mempunyai cara sendiri. Mereka melaksanakan lomba gugah (membangunkan warga) sahur untuk tetap menjaga tradisi tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Lomba itu digelar di taman Dusun Plampitan, Kelurahan Setono. Ada 17 kelompok yang mengikut lomba gugah sahur tersebut. Satu kelompok terdiri dari 7 hingga 15 orang. Semua yang hadir juga tampak menggunakan masker.

Ada kelompok yang menggunakan kentongan, ada pula yang menggunakan lengkap dengan peralatan reog.

"Dari hari Sabtu minggu lalu. Sampai hari ini. Seluruh RT di Kelurahan Setono yang ikut," terang Lurah Setono, Siti Juwariyah, Selasa (27/4/2021).

Pelaksanaanya, kata dia, selama 4 hari. Dengan dewan juri ketua RT di lingkungan kelurahan Setono.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Yang dinilai mulai dari kekompakan, jenaka hingga kreatifitas tiap kelompok. Mereka nanti dipilih 3 terbaik, " terangnya.

Menurut Siti, lomba gugah sahur itu digelar untuk menyemarakkan bazar atau pasar ramadan yang juga dilaksanakan di taman itu.

"Dari warga untuk warga juga. Biar bazar ramadan ramai," jelas Siti.

Baca Juga: Awali Buka Giling, PG Modjopanggung Tulungagung Gelar Manten Tebu

Sementara salah satu peserta dari RT 04, Masduki mengaku menyiapkan diri hanya dua hari. Sebab lomba gugah sahur ini sudah digelar rutip setiap tahun.

"Dulu sebelum pandemi kami lakukan gugah sahur. Jadi latihan melatih kekompakan saja," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.