Minggu, 14 Jun 2026 05:27 WIB

Ongkir Gratis Ditanggung Pemda, Usaha Mikro-Kecil Banyuwangi Laris Manis

  • Penulis :
  • | Senin, 26 Apr 2021 19:50 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau penerapan progam ongkir gratis untuk pelaku usaha mikro-kecil
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau penerapan progam ongkir gratis untuk pelaku usaha mikro-kecil

jatimnow.com - Sejumlah pelaku usaha mikro-kecil di Banyuwangi mulai memanfaatkan program gratis ongkos kirim (ongkir) ke seluruh Indonesia yang digagas pemkab. Mereka antusias menyambut program pertama di Indonesia yang difasilitasi pemerintah daerah ini.

Salah satu yang memanfaatkan bebas ongkir ini adalah Nisha Amira, pemilik prodik makanan olahan "Anisa". Selama ini, dia sering mengirim produknya ke beberapa kota di Indonesia.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Alhamdulillah, sangat membantu di tengah orderan dari luar kota berdatangan. Saat saya kasih tahu kalau ada gratis ongkir, pelanggan langsung menambah pesanannya. Alhamdulillah," ucap Nisha di Kantor Pos Banyuwangi, Senin (26/4/2021).

Menurut Nisha, program gratis ongkir tersebut berhasil menambah order dari luar kota. Di tengah larangan mudik, banyak orang memilih mengirim oleh-oleh ke kerabatnya sebagai obat rindu. Nisha mendapat berkah, karena banyak pelanggan yang akhirnya order ulang untuk dikirim ke kerabatnya yang lain.

"Banyak pelanggan yang kirim produk dari saya ke saudara-saudaranya karena tidak bisa pulang. Setelah tahu ada gratis ongkir, mereka memberi tahu kerabatnya yang lain, dan akhirnya ikut order ke saya juga," tutur dia.

Pemkab Banyuwangi memang telah meluncurkan program gratis ongkir bagi usaha mikro-kecil ke seluruh Indonesia. Semua biaya pengiriman melalui PT Pos ditanggung Pemkab Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau penerapan progam ongkir gratis untuk pelaku usaha mikro-kecilBupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau penerapan progam ongkir gratis untuk pelaku usaha mikro-kecil

Pelaku usaha lainnya, pemilik De Rilief Jaya, Awalul, mengirimkan paket makanannya ke Surabaya, Bali, Malang dan Cirebon. Produksinya berupa keripik ikan, tahu krispi sambal petis, sale pisang balur tepung dan banana strip salut coklat milo.

"Ini sangat membantu kami," ujar Awalul.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Pelaku usaha lain, Endang Sulistiawati, juga memanfaatkan program ini dengan mengirim produk rambak ikan ke Kudus dan Bandung.

"Kami mulai menggeliat kembali. Dulu per hari melayani 100 bungkus. Setelah pandemi sempat terhenti. Sekarang, pesanan mulai berdatangan. Belum sebanyak dulu, baru separuhnya, tapi alhamdulillah mulai banyak. Semoga ongkir gratis semakin memantapkan usaha kami," harapnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani senang karena program tersebut bisa membantu usaha mikro-kecil. Apalagi mendengar langsung dari usaha mikro-kecil bahwa program ini bisa menambah produksi yang berujung pada peningkatan penghasilan.

"Kami upayakan yang terbaik untuk usaha mikro-kecil. Ada bantuan alat usaha gratis, pendampingan lewat Teman Usaha Rakyat, pelatihan, promosi, dan sebagainya, plus sekarang tambah ongkir gratis. Kita bersama-sama melewati masa sulit ini," jelas Bupati Ipuk.

"Semuanya gratis, kirim ke seluruh Indonesia. Ini adalah upaya membantu pemulihan ekonomi. Ayo usaha mikro-kecil gencar berpromosi di media sosialnya, lewat WhatsApp, di beberapa marketplace, dan sebagainya; kami yang tanggung biaya kirimnya," bebernya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Kepala Kantor Pos Cabang Banyuwangi, Vicky Vidianto menjelaskan, program ini mulai diberlakukan per Senin (25/4/2021).

"Sudah mulai banyak usaha mikro-kecil yang memanfaatkan program ongkir gratis yang dibiayai Pemkab Banyuwangi ini. Banyak pula pelaku usaha yang datang untuk bertanya," ujarnya.

Vicky menjelaskan, pelaku usaha hanya perlu membawa salah satu syarat, yakni Nomor Induk Berusaha (NIB), atau surat keterangan usaha dari kelurahan bagi yang belum memiliki NIB.

"Tinggal tunjukkan KTP dan NIB atau SKU, bisa ongkir gratis dari 23 kantor pos se-Banyuwangi," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.