Kamis, 18 Jun 2026 03:12 WIB

Propam Tegaskan Polri Tak Tolerir Penyidiknya di KPK yang Terlibat Pemerasan

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (Foto: Prayogi/Republika)
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (Foto: Prayogi/Republika)

jatimnow.com - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir perbuatan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP SR yang diduga terlibat kasus pemerasan.

Hal itu berlaku bagi semua anggota Polri yang berdinas di lembaga apapun apabila melakukan tindak pidana.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Polri tidak akan mentolerir semua anggota Polri yang melakukan pelanggaran pidana atau kode etik profesi Polri dimanapun berdinas," tegas Sambo dalam keterangannya, Rabu (22/4).

Polri sudah mengamankan salah satu penyidik lembaga antirasuah berinisial AKP SR. Anggota Polri yang bertugas di KPK ditahan itu diduga terkait pemerasan terhadap Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial.

"Propam Polri bersama KPK mengamankan penyidik KPK, AKP SR hari Selasa (20/4) dan telah diamankan di Div Propam Polri," ungkap Ferdy Sambo dalam keterangannya.

Penyidikan kasus oknum penyidik tersebut dilakukan oleh KPK. Namun demikian, kata Sambo, tetap berkoordinasi dengan Propam Polri.

Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya

Untuk pelanggaran kode etik, akan dikoordinasikan dengan pihak KPK. Sebab, menurut Sambo, bagaimanapun juga yang bersangkutan merupakan anggota Polri yang ditugaskan di KPK.

"Masih akan diproses pidananya di KPK terkait kasus suap," tutup Sambo.

 

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup di Jawa Timur, Bupati Tulungagung Ditangkap

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.