Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Bagi-bagi Takjil yang Diikutinya Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Minta Maaf

Tangkapan layar postingan akun Instagram Infodarjo
Tangkapan layar postingan akun Instagram Infodarjo

jatimnow.com - Bagi-bagi takjil yang disebut diikuti Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi viral di media sosial. Warganet ramai-ramai memprotes pembagian takjil tersebut karena dinilai telah menimbulkan kerumunan.

Informasi dari postingan di salah satu grup media sosial (medsos) Facebook itu, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H Subandi terlibat dalam pembagian takjil yang digelar pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Salah satu akun yang mengunggah tiga foto itu adalah akun Axxxxxx Mxxxxxxx pada Sabtu (20/4/2021). Unggahan tersebut mendapat berbagai reaksi dan komentar dari warganet.

Satu foto yang diposting, tampak seorang pria berbaju putih tidak memakai masker dengan benar, karena hidungnya tidak tertutup masker. Warganet mengkritik pembagian takjil yang diikuti oleh Wabup Subandi itu, karena dinilai menimbulkan kerumunan.

"Ngunu jare dilarang bagi tkjil dijlan membuat kerumunan, nyatane wong kuwi malaj kyok ngunu,, panggah rakyat cilik cng ciloko (katanya dilarang bagi takjil di jalan membuat kerumunan, nyatanya orang itu malah kayak gitu. Tetap rakyat kecil yang celaka)," tulis akun Axxx Yxxxx di kolom komentar.

Pemosting mengatakan bahwa pembagian takjil itu berlangsung pada sore hari di pusat Sidoarjo kota.

"Di Ponti. Sore mas," kata dia saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Dari penelusuran jatimnow.com, kegiatan bagi-bagi takjil itu juga terposting di akun Instagram DPC PKB Sidoarjo dan Infodarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Postingan bagi takjil di akun DPC PKB Sidoarjo tidak bisa dikomentari karena sudah dibatasi. Namun pada akun infodarjo, sudah mendapat 46 komentar dari warganet.

"JARE GAK OLEH BAGI-BAGI TAKJIL AMBEK POLRES (katanya gak boleh bagi-bagi takjil sama polres)," tulis akun banggasidoarjo.

"Ditunggu tegurannya @satgascovid19.id kalau diem berarti covid udah gak ada di Indonesia," sambung akun mirilbachtiar.

Terpisah, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, pembagian takjil itu hanya berlangsung 20 menit dan tidak menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"InsyaAllah tidak ada kerumunan, 20 menit udah selesai," jawab Subandi saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Meski begitu, Subandi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sidoarjo, bila pembagian takjil tersebut dianggap salah.

"Kalau itu dianggap salah, saya atas nama wakil bupati sama Ketua DPC PKB mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sidoarjo," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.