Kamis, 18 Jun 2026 02:52 WIB

Masih Pelajar SMP, Pelaku Begal Payudara di Ponorogo Tak Ditahan

jatimnow.com - ABH (14), pelaku begal payudara yang terungkap akibat rekaman video dan foto dari korbannya tidak dilakukan penahanan karena diketahui masih di bawah umur.

Rekaman video aksi begal payudara yang beredar di medsos itu disebut terjadi di Jalan Raya Desa Kemuning hingga Bendungan Bendo, Sawoo, Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Tidak dilakukan penahanan dikarenakan masih berusia anak-anak dan mendapatkan jaminan dari orang tua atau keluarga sebagai walinya," terang Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi, Rabu (14/3/2021).

Baca juga: Terekam Kamera Korban, Pelaku Begal Payudara di Ponorogo Terungkap

Pelaku yang masih sekolah di SMP itu hanya dikenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis selama proses penyidikan sebagai bentuk pengawasan.

Ia menyebut, dalam kasus begal payudara itu ada dua perempuan yang menjadi korban. Mereka adalah RSW (18) dan ANR (15). Mereka berboncengan motor bersama dua teman lainnya yang juga menggunakan motor.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Mereka berempat menaiki dua motor akan menuju Waduk Bendo untuk nongkrong. Sesampai di Jalan Baru Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, pelaku dari arah sebaliknya berpapasan dengan 4 cewek yang masih ABG itu.

"Pengakuannya tiba-tiba muncul nafsu melihat terlapor dan pelaku merasa terangsang dengan perempuan tersebut. Kemudian terlapor putar balik kendaraannya dan mengejar serta memepet kedua motor tersebut," ujar dia.

Saat motor pelaku bersebelahan dengan milik korban, ABH melakukan perbuatan cabul kepada keduanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Pelaku kemudian kabur," lanjut dia.

Dua rekan yang tidak menjadi korban kemudian merekam peristiwa itu ke video dan mengambil gambar plat nomor sepeda motor pelaku.

"Mereka kemudian melaporkan peristiwa yang menimpa kepada kami. Video tersebut menjadi kunci tertangkapnya pelaku. Untuk lokasi lainnya belum tahu dan masih kita dalami. Pelaku dijerat Pasal 281 ayat (1e) KUHP," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.