Rabu, 17 Jun 2026 00:49 WIB

Ini Langkah Pemkot Bikin Kota Pasuruan Bersih dan Terjaga Lingkungannya

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 08 Apr 2021 17:45 WIB

jatimnow.com - Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaunching pasukan khusus bernama Laskar Sapu Bersih (LSB) dan menanam Pohon Tabebuya di Kota Pasuruan. Itu dilakukan agar Kota Pasuruan tetap bersih dan cantik.

"Dari dulu tukang sapu memang sudah ada, tapi belum maksimal. Semangatnya tidak ada dan kurang terstruktur. Saya ingin lebih tertata, terstruktur agar Kota Pasuruan ini bersih. Hari ini kita launching Laskar Sapu Bersih (LSB)," jelas Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

LSB ini beranggotakan 229 orang. Mereka bekerja secara bergantian atau dibagi per shift yaitu pagi, siang, dan malam.

Sistem kerjanya pun mobile atau berkeliling. Ada sampah, langsung disapu dan dibersihkan agar lingkungan tetap terjaga, dan bersih.

"Bedanya dengan sebelumnya, LSB ini kerjanya ada shift. Pagi ada yang gerak 90 orang itu habis Salat Subuh. Setelah itu, ada 20 orang yang jaga pagi sampai siang. Siang sampai sore sekitar 90 orang, dan sisanya itu malam," ujarnya.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Selain menekankan semangat kerja pasukan LSB. Gus Ipul juga mengajak peran serta masyarakat untuk sadar menjaga kebersihan. Sebab, urusan kebersihan Kota Pasuruan adalah tanggung jawab semua warganya.

"Untuk masalah sampah dan kebersihan ini bukan hanya tanggung jawab LSB, petugas kebersihan semata, tapi tanggung jawab semuanya," lanjutnya.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Untuk penanaman Pohon Tabebuya akan dilakukan di jalan raya Kota Pasuruan.

"Saat ini penanaman Pohon Tabebuya baru di Jalan Raya Panglima Sudirman. Ini akan kita lakukan terus seluruh jalan di Kota Pasuruan, disesuaikan dengan anggaran yang ada," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.