Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Prostitusi Terselubung di Warung Kopi, 5 PSK dan 1 Pria Hidung Belang Diamankan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Apr 2021 10:37 WIB

jatimnow.com - 5 wanita yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan seorang pria hidung belang diamankan Satpol PP Kabupaten Ngawi.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Ngawi, Arif Setyono mengatakan saat diamankan, pria itu tertangkap basah sedang berhubungan badan dengan seorang PSK.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Sedangkan 4 PSK lainnya itu mangkal mencari mangsa," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Para PSK dan pria hidung belang itu diamankan di sebuah warung kopi (warkop) di Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Selain menyediakan pekerja seks komersial (PSK), warung itu disebut menyediakan jasa sewa kamar yang digunakan untuk esek-esek.

"Untuk yang melayani tamu ditangkap di warung kopi. Kelima PSK itu justru bukan asli Desa Dawung. Kami mencatat SN berasal dari Kabupaten Wonogiri. NH dan NW berasal dari Kecamatan Kendal, NS berasal dari Kecamatan Ngawi dan SR dari Kecamatan Gerih," ujarnya.

"Setelah kami proses dan beri pengarahan, kami suruh mereka pulang. Sementara sanksi akan kami jatuhkan kepada pemilik warung," imbuhnya.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Arif mengungkapkan sejatinya kedua warung itu sudah berulang kali digerebek dan dibongkar. Sempat libur beberapa bulan setelah dilakukan penggerebekan, namun tetap saja buka kembali.

Dia mengungkapkan selain karena jarak yang cukup jauh, kendala lainnya adalah tempat prostitusi yang berada di warung kopi dan kamar yang disediakan berada di rumah pemilik warung. Sehingga tidak mudah untuk pihaknya melakukan pembongkaran.

"Kendala lainnya selama ini masyarakat juga tidak peduli karena dianggap tidak mengganggu, sehingga dibiarkan saja," sebutnya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Arif mengungkapkan sidak tersebut hanya awal untuk cipta kondisi jelang bulan Ramadan. Pihaknya memastikan akan gencar melakukan razia jelang seminggu memasuki bulan suci Ramadan tahun ini.

Tidak hanya merazia tempat prostitusi, pihaknya juga akan melakukan razia di kos-kosan maupun penginapan yang digunakan untuk berbuat asusila.

"Setiap hari kami akan melakukan razia untuk menciptakan kondisi masyarakat lebih tertib dalam menghadapi bulan Ramadan tahun ini," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.