Sabtu, 20 Jun 2026 15:24 WIB

Perampok Truk Rokok di Tol Wilangan-Solo Dibekuk Polisi

Petugas menunjukkan tersangka./Foto: Mita Kusuma.
Petugas menunjukkan tersangka./Foto: Mita Kusuma.

jatimnow.com - Baru beberapa bulan difungsikan, jalur Tol Wilangan-Solo sudah dihantui perampokan.

Pada Senin (7/5/2018) lalu seorang sopir bernama Eko (39) warga Bandung, Jawa Barat, menjadi korban perampokan dan menderita kerugian hingga Rp 3,8 milyar.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Awalnya Eko mengendarai truk tronton bernopol BL 8192 JP bermuatan rokok merk dunhil sebanyak 500 karton, dari gudang PT Bentoel Group Kota Malang dengan tujuan pengiriman Yogyakarta. Tidak ada yang mencurigakan sepanjang jalan.

Hanya saja, tersangka Hari Sugiarto (39) dan 6 teman lainnya sudah membutunti korban sejak di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto, dengan menggunakan mobil Avanza dan Xenia. Ke tujuh pelaku tersebut dibagi menjadi dua tim dengan peran masing-masing.

Saat memasuki jalan tol wilayah Wilangan-Madiun, tepatnya di jalan tol 622 masuk Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, komplotan beraksi. Kedua mobil komplotan menyalip kemudian menghentikan truk.

Salah satu pelaku berinisial D dengan menggunakan baju polisi dan membawa lampu yang biasa digunakan Polantas menghentikan korban. Tidak hanya itu, D dan B mengancam korban dengan pistol mainan.

Karena melihat korban ketakutan, pelaku B memaksa korban masuk ke mobil. Sopir truk kemudian dibawa menggunakan mobil Xenia ke arah Sidoarjo. Dan dibuang di pinggir jalan oleh B, S dan P.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Sisanya membawa truk ke arah Yogyakarta. Dan dibongkar kemudian dijual bebas ke daerah Jawa Tengah," kata Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya.

Made menjelaskan, korban baru sadar ketika ditolong oleh warga di wilayah Porong, Sidoarjo. "Baru melaporkan kepada kami Polres Madiun," katanya.

Tak perlu waktu lama, polisi berhasil meringkus salah satu pelaku yakni Hari Sugiharto. "Untuk total kerugian Rp 3,8 milyar," ungkapnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Barang bukti yang berhasil disita, mobil truk tronton tahun 2005 nopol BI 8192 JP, mobil Xenia, 5 kendaraan truk, 1 HP merk Oppo, kalung emas, cincin dan senter lampu pengatur lalu lintas.

"Barang bukti sudah disita. Pelaku dikenai pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP. Dengan ancaman hukuman 9 tahun dan 12 tahun," pungkasnya

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.