Minggu, 21 Jun 2026 12:26 WIB

Mempelai Wanita Meninggal, Orangtua Tetap Bayar Penuh Perlengkapan Akad Nikah

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 28 Mar 2021 16:26 WIB
Jenazah mempelai wanita dibawa ke tempat pemakaman umum
Jenazah mempelai wanita dibawa ke tempat pemakaman umum

jatimnow.com - Akad nikah yang digelar di Dusun Selorentek, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan batal lantaran Umi Salama (23), mempelai wanita meninggal.

Sepupu Umi, Hamima (33) menyebut bahwa Saiful, orangtua Umi atau pamannya tetap membayar penuh semua biaya sewa dekorasi dan rias serta perlengkapan akad nikah lainnya tanpa diskon apapun.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tetap bayar full, mulai dari sound, terop (tenda hajatan) hingga make up-nya, tidak ada diskon," jelas Hamimah, Minggu (28/3/2021).

Terkait berapa jumlah undangan yang sudah tersebar, Hamimah tidak begitu hafal. Namun sesuai adat dan kebiasaan warga setempat, seluruh warga kampung pasti diundang dan datang saat hajatan digelar.

"Undangan yang tersebar ya sudah banyak," tambahnya.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Meski acara akad nikah yang seharusnya menjadi hari bahagia menjadi kesedihan, masyarakat Dusun Selorentek dan sekitarnya serta seluruh undangan tetap datang ke rumah duka Umi Salama.

"Warga yang diundang semuanya ya tetap bowo (kondangan)," sambung Tokoh Masyarakat Dusun Selorentek, Ali Makhrus.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Umi Salama meninggal beberapa jam sebelum akad nikah digelar pukul 19.00 Wib, Kamis (25/3/2021). Jenazah Umi dimakamkan setelah calon suaminya, M. Fadil dan keluarganya yang berangkat dari Jember tiba di lokasi akad nikah.

Umi disebut sempat dirawat di rumah sakit selama tiga hari sebelum hari akad nikah. Umi dan Fadil sama-sama anak pesantren yang sudah saling mengenal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.