Kamis, 18 Jun 2026 01:16 WIB

Pernikahan di Pasuruan Berujung Duka, Mempelai Wanita Meninggal Jelang Akad

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 27 Mar 2021 16:09 WIB
Tangkapan layar video
Tangkapan layar video

jatimnow.com - Video yang memperlihatkan seorang mempelai wanita meninggal dunia beberapa jam sebelum akad nikah menjadi viral di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, terlihat mempelai pria tidak henti-hentinya meneteskan air mata melihat calon istrinya diangkat keluarganya dengan keranda menuju pemakaman.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Salah satu akun Instagram yang mengupload video terdebut adalah akun @ndorobeii. Video tersebut telah ditonton 147.500 tayangan dan 365 komentar.

Para netizen yang melihat postingan video itu pun semuanya memberikan komentar yang sedih.

"Kita tidak tahu akan nasib takdir. Bertemu jodoh atau bertemu dengan kematian yang datang lebih awal, semoga husnul khotimah," tulis Ahmad Jumadi.

Ketua RT 05 Dusun Selorentek, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda membenarkan peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/3) sore.

Kedua mempelai yang akan melangsungkan pernikahan itu adalah Umi Salama dan M Fadil.

"Iya benar, yang meninggal itu warga sini. Yang mempelai perempuan bernama Umi Salama sedangkan mempelai laki-lakinya M Fadil dari Kabupaten Jember," terang Nurul Huda.

Nurul Huda pun kemudian menceritakan kisah akhir kedua mempelai yang menyedihkan itu.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Setelah Salat Duhur, kesehatan Umi Salama yang punya riwayat penyakit paru-paru itu tiba-tiba kesehatannya drop.

Setelah dilakukan penanganan darurat dan belum sempat dibawa ke rumah sakit, Umi Salama meninggal dunia.

Sementara itu, pihak mempelai pria yang telah berangkat dari Kabupaten Jember pun tetap berangkat ke rumah mempelai perempuan.

"Pihak keluarga dan warga sini pun memilih tidak cepat memakamkan Umi Salamah. Kami khawatir dikira menipu atau hal negatif lainnya. Sehingga kita baru memakamkan menunggu kedatangan mempelai laki-laki," ungkap Nurul.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Rombongan keluarga mempelai pria yang datang terkejut melihat jenazah Umi Salamah yang telah terbaring di atas keranda. Suasanya yang seharusnya penuh kebahagiaan pun lantas berubah menjadi isak tangis.

"Kami sebagai warga yang turut prihatin pun hanya bisa menenangkan. Baik keluarga almarhum mempelai wanita, ataupun yang laki-laki," tandasnya.

Setelah itu, jenazah kemudian dimakamkan oleh warga dan keluarga almarhum. Sementara keluarga mempelai pria hanya bisa mengiringi dan menahan kesedihan diantara indahnya dekorasi ruangan rumah yang disiapkan untuk acara akad nikah.

Saat ini suasana rumah Saiful dan Suapiati orang tua Umi Salamah pun lengang, hanya beberapa orang bergantian datang untuk bertakziah.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.