Minggu, 21 Jun 2026 23:38 WIB

Ketua MUI Anjurkan Vaksinasi Selama Bulan Ramadan Dilaksanakan Malam Hari

Ketua MUI, KH Miftahul Akhyar (Foto: Republika/Thoudy Badai)
Ketua MUI, KH Miftahul Akhyar (Foto: Republika/Thoudy Badai)

jatimnow.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar menyebut bahwa program vaksinasi yang dilakukan pemerintah tidak akan mengganggu ibadah puasa umat islam saat bulan ramadan.

MUI pun telah mengeluarkan surat edaran yang menerangkan jika vaksinasi tersebut tidak membatalkan puasa. Meski demikian, MUI mengusulkan agar vaksinasi selama bulan ramadan dilakukan pada malam hari.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

"Tidak (membatalkan puasa). (Vaksin) itukan fungsinya hanya untuk memperlancar isi perut saja, semacam nutrisi, penguat saja," ujar Kiai Miftachul Akhyar di Surabaya, Sabtu (20/3/2021).

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu juga berpesan agar masjid-masjid tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat menggelar Salat Tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya saat ramadan.

"Tapi umpama sehari kalau untuk mempercepat proses agar segera terlaksana dengan tertib dan standar sebagaimana yang telah ditentukan, ya boleh," tambah Kiai Miftachul.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Para jemaah Salat Tarawih dianjurkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, mengatur jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan disiapkan hand sanitizer.

Kiai Miftachul juga mengimbau kepada umat muslim untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah disiplin protokol kesehatan.

"Kami imbau agar tetap prokes ini tetap dilaksanakan dengan baik karena itu juga bagian dari ajaran agama Islam," tandasnya.

Baca Juga: Setara Puasa Setahun, Ini Panduan Amalan Syawal Versi Ketua ICMI Jatim

Kiai Miftachul juga menyebut, upaya menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain merupakan anjuran agama.

"Ada sebuah hadist menyatakan, melakukan itu sudah diberi pahala seperti pahalanya orang mati syahid. Padahal tidak mati dia, tapi pahalanya sudah didapatkan," tandas Kiai Miftachul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.