Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB

Mayat Wanita Hamil Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Bendungan Sengguruh

ilustrasi/ jatimnow.com
ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Sesosok mayat perempuan hamil tanpa busana ditemukan mengapung di gerbang air Bendungan Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (20/3/2021).

Relawan Tagana Dinas Sosial Kabupaten Malang, Mustofa mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh satpam yang bertugas di Bendungan Seguruh.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Kami mengevakuasi jenazah tersebut. Tragisnya, mayat yang meninggal terlihat hamil perutnya besar," kata Mustofa.

Kapolsek Kepanjen, Kompol Yatmo membenarkan bila ada mayat perempuan hamil ditemukan di Sengguruh. Ia menyebut korban berinisial SC (41). Wanita itu diduga kuat bunuh diri.

"Kita tahu identitas setelah ada laporan dari warga bila anggota keluarganya ada yang hilang. Keterangan keluarga, korban tengah hamil anak kedua. Rumahnya di Desa Sukoharjo, Kepanjen," kata Kompol Yatmo.

Baca Juga: Pria di Kediri Tiba-tiba Masuk Kolong Truk Pertamina, Depresi Ditinggal Ibu Meninggal

Dijelaskannya, anak korban yang pertama mencari ibunya yang menghilang beberapa waktu lalu. Setelah itu ia menyampaikan ke ayahnya atau suami korban.

"Keluarga mencari hingga jembatan Ketapang, Kepanjen tetapi tidak ditemukan. Cuma mendapati sandal korban berwarna merah di pinggir Sungai Brantas," ujar dia.

Sebelum meninggal, tambah Yatmo, almarhum sempat menulis pesan melalui sepucuk surat wasiat bertuliskan 'Wes Mas, awake dewe sampek sakmene ae (Sudah, mas, kita sampai di sini saja)'.

Baca Juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

"Ada surat wasiat dari korban sebelum bunuh diri. Sekarang jenazah sudah diberangkatkan menuju RSSA Malang untuk visum. Kandungannya juga tidak bisa diselamatkan. Ada beberapa luka di tubuh korban seperti kaki robek, tangan, dan kepala. Mungkin karena terbentur batu saat terseret arus," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.