Rabu, 17 Jun 2026 06:08 WIB

Mahasiswa Untag Surabaya ini Bikin Aplikasi Kenalkan Hewan Bagi Siswa SD

jatimnow.com - Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya membuat aplikasi tentang pengenalan hewan atau animal director berbasis android.

Aplikasi yang dirancang menggunakan Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) ini bertujuan untuk mempermudah pengenalan hewan di Indonesia untuk siswa sekolah dasar (SD) rentang usia 8 hingga 12 tahun.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saat ini belajar mengenai pengenalan hewan di sekolah hanya dapat dipelajari melalui buku saja, jadi membosankan. Karenanya saya mencoba membuat aplikasi pengenalan macam-macam hewan agar membuat anak-anak tertarik belajar," ujar Syahvril Aditya, Jumat (19/3/2021).

Mahasiswa yang tinggal di Jalan Rangkah Surabaya menuturkan pembuatan aplikasi itu dilatarbelakangi karena selain gemar dalam memainkan komputer, ia juga berusaha menerapkan pola pembelajaran yang mengasyikkan pada pandemi

"Ya saya berharap aplikasi ini bisa dibuat selingan terutama untuk siswa sekolah dasar yang merasa jenuh dengan pembelajaran daring. Harapannya bisa dipakai untuk pembelajaran, inginnya memang bisa bekerjasama dengan sekolah-sekolah sehingga bermanfaat," tuturnya.

Mahasiswa berusia 22 tahun ini menjelaskan cara penggunaan aplikasi tersebut, pengguna cukup mendownload dan install aplikasi pada smartphone-nya.

Selanjutnya, untuk mendeteksi suatu hewan, pengguna hanya perlu mengarahkan kamera atau scan objek hewan tersebut.

Setelah itu, teknologi Al dari aplikasi memberikan informasi berbentuk suara mengenai nama dan jenis hewan.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Untuk keterangan masing-masing hewan, saya buat sendiri narasinya. Namun untuk voice saya menggunakan support dari google voice, kemudian download dan program," urainya.

Syahvril menjelaskan penggunaan teknologi Artificial InteIIigence (AI) dapat mempermudah dalam pengenalan berbagai macam jenis hewan dengan cara menggunakan algoritma Convolutional Neural Network.

"Pengenalan hewan menggunakan teknologi Artificial Intelligence dan android ini dapat mengenalkan hewan secara realtime," terangnya.

Syahvril mengakui jika aplikasi ciptaannya ini masih tergolong Beta (proses pengembangan) karena pada masa training dataset, dia menggunakan 15 gambar hewan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari gambar-gambr hewa itu diantaranya singa, beruang, jerapah, burung merak, burung hantu, koala, kuda, Komodo, kelinci, gajah, harimau, orang utan, kudanil, kanguru dan badak.

“Masing-masing data membutuhkan hampir 1000 foto untuk bisa terdeteksi secara realtime," paparnya.

Dia mengaku dapat membuat aplikasi pengenalan benda mati bukan hanya benda hidup seperti yang dilakukan pada penelitian kali ini.

"Semisal pada bangunan A nanti aplikasi dapat membantu menjelaskan sejarah bangunan itu," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.