Minggu, 21 Jun 2026 09:06 WIB

Motif Pembacokan Imam Masjid di Pasuruan, Polisi: Korban Usir Ayam Tersangka

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 15 Mar 2021 12:58 WIB

jatimnow.com - Motif Mustamar alias Mus (47), warga Dusun Winong Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan yang membacok imam masjid bernama Abdul Syukur (73) karena dendam.

"Untuk motifnya jika dikaitkan dengan modus operandi, kita belum bisa mengungkap secara detail. Hanya dari perspektif kami penyidik, kami yakin, jika yang melatarbelakangi pembacokan adalah sebuah kondisi psikologis yang marah atau dendam," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, Senin (15/3/2021).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Baca juga: 

Dari hasil penyidikan, salah satu faktor kemarahan tersangka ini karena korban sempat mengusir ayam tersangka dengan ketapel saat hewan piaraan itu masuk ke sawah milik imam masjid itu.

"Salah satu faktornya, tersangka ini marah dengan korban karena mengusir ayam tersangka yang masuk ke sawah milik korban," ungkapnya.

Ia meyakini, permasalahan sepele ini diduga rasa dendam yang telah dipendam tersangka hingga timbul niat untuk membacok korban.

"Bukan hanya masalah-masalah sepele. Jadi ada rasa dendam dan kemudian mengarah ke situ," tandasnya.

Polisi sebelumnya telah melakukan tes DNA darah korban dengan darah yang ditemukan di senjata tajam dan baju milik tersangka Mustamar.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

Dari hasil tes laboratorium, dissebut ada kecocokan antara darah korban dengan barang bukti yang diamankan dari rumah tersangka, polisi kemudian mengamankan tersangka.

"Meski tersangka masih tidak mengaku, tapi kami sudah punya dua alat bukti yang cukup lengkap. Tinggal kita buktikan nanti di pengadilan. Saat ini tersangka sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan di sel tahanan Mapolres Pasuruan," tegasnya.

Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Senin (1/3) lalu. Saat korban akan menuju masjid untuk Salat Subuh tiba-tiba dibacok oleh orang tidak dikenal.

Korban menderita luka 6 sabetan dengan robekan serius di sekujur tubuh. Korban terluka di bagian kepala, lengan, pergelangan tangan.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

Sedangkan jari kelingking dan jari manisnya putus saat menangkis sabetan senjata tajam dari pelaku. Selain itu, di punggung korban juga terdapat dua luka sabetan dari senjata pelaku.

Meski polisi mengantongi 2 alat bukti cukup, tersangka Mustamar sampai saat ini masih mengelak jika ia adalah tersangka pembacok korban

"Tidak tau, bukan saya yang bacok," tandas tersangka Mustamar alias Mus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.